Pacitan – Sektor Pariwisata dan Pertambangan memiliki prospek menjanjikan untuk menarik investor menanamkan modal usaha di Pacitan. Hal ini ditunjukkan dengan hadirnya dua investor baru yang berminat mengembangkan usaha di bumi Seribu satu Goa ini. Keduanya, bergerak dalam bidang kepariwisataan.

 

Menurut Kepala Bappeda dan Penanaman Modal Pacitan Sukowiyono, meskipun hanya dua pemilik modal  namun nilai investasinya cukup besar. Yakni mendekati nilai satu triliun rupiah. Masing-masing dari PT PEHU Bali dengan investasi Rp.960 milyar serta PT Indoben sebesar Rp.2,5 milyar. Rencananya mereka akan menggarap jasa penginapan dan layanan wisata di salah satu pantai di Pacitan Barat tepatnya di kecamatan Pringkuku.
Sampai saat ini kedua investor sudah memulai dengan pengurusan perijinan.Pemerintah daerah sendiri tandas Sukowiyono akan membantu mempermudah proses kelengkapan tersebut sebagai bentuk upaya menarik minat para investor. Namun demikian, upaya mempermudah tersebut bukan berarti melanggar aturan. Pentahapan ijin harus tetap dilalui sesuai dengan standar prosedur. 
Selain sektor pertambangan dan pariwisata, beberapa sektor lain juga potensial untuk dikembangkan. Seperti sektor Pertambangan, investor asing dari China juga telah menanamkan modalnya di Pacitan. Termasuk, sektor perkebunan dengan hadirnya perusahaan pengolahan kayu lapis dari kayu hasil hutan Pacitan.Selain Pariwisata, tambang dan perkebunan, kabupaten Pacitan juga memiliki potensi laut melimpah. Dengan  terbukanya akses lintas selatan serta adanya pelabuhan niaga nantinya, diharapkan akan banyak lagi investor yang datang di Pacitan.

 

dvd/riz/pacitankab.go.id