Magetan- Penyegelan yang dilakukan Oleh satuan Polisi Pamong Praja(Satpol PP) Kabupaten Magetan terhadap Proyek galian C di Desa trosono Kecamatan Parang tidak membuat Ciut Nyali para pengeruk.Buktinya, Penyegelan tersebut hanya berlaku selama dua hari saja, mereka(para pengeruk) langsung mulai melakukan pekerjaan pengerukan kembali.

Seperti diketahui, minggu lalu, galian C tersebut di segel oleh Pol PP Pemkab Magetan dikarenakan telah melanggar Perbup Nomor 48 tahun 2010, selain itu Proyek Pengerukan tersebut telah merusak ekosistem, Sumberdaya alam serta jalan  Desa yang berada di Ujung selatan magetan.

“Tidak tahu mas, wong baru dua hari ditutup kok wis mulai lagi, sebenarnya kami senang galian tersebut ditutup, karena merusak jalan, warung saya kan dekat dengan jalan, kalu gak hujan debunya banyak, kalau Hujan genangan airnya kadang sampai muncrat ke dalam” ungkap salah seorang wanita berinisial R, yang depan warungnya jadi jalur  lalu lintas truk- truk pengangkut galian.(9/4/13)

Dari pantauan  Edhiebaskoro.com dilapangan, aktifitas Mobilisasi Truk Pengangkut tanah dan pasir tersebut sudah sangat meresahkan warga pengguna Jalan Desa, setiap mereka melalui jalan tersebut selalu terhambat oleh hiring- iringan Truk, dengan Kondisi Jalan yang sudah sangat parah,  genangan air dan Licinnya jalan saat musim Hujan menjadi  bayangan yang menakutkan untuk dilalui. Tim Media Magetan