Pacitan-Dua proyek infrastruktur berskala nasional, diresmikan Menteri Pekerjaan Umum, Joko Kirmanto, Kamis (22/8).  Dua proyek yang menelan anggaran Rp. 402,06 miliar itu, satu diantaranya proyek jalan lintas pantai selatan Pacitan-Sidomulyo sepanjang 30,19  km. Djoko mengatakan bahwa Keberadaan jalan sepanjang 30,19 kilometer ini diharapkannya dapat mempermudah akses dan mempersingkat waktu tempuh dari Hadiwarno ke Pacitan.

Jalan ini, menurutnya, mulai dibangun semenjak 2008 sampai 2012 lalu. Total anggaran yang dipergunakan untuk jalan tersebut mencapai Rp308,99 miliar, yang sepenuhnya diambil dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

“Infrastruktur sebagai prasyarat penting, guna mendorong perkembangan wilayah dan sudah menjadi komitmen kami untuk mendukung pembangunan infrastruktur, agar pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” kata Joko Kirmanto, sesaat sebelum menekan panel sirine sebagai pertanda diresmikannya dua proyek tersebut.

Selain proyek jalan, mantan Dirjend di Kementerian PU tersebut, juga meresmikan pembangunan sistem penyediaan air baku di Desa Maron, Kecamatan Pringkuku. Prasarana air bersih Maron ini, kementerian mengalokasikan anggaran sebesar Rp21,06 miliar dengan kapasitas 50 liter per detik.

Lebih jauh Joko menjelaskan, tahun ini pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran sebesar 2,4 triliun lebih yang diperuntukan pembangunan infrastruktur di Jatim. “Tahun depan lebih besar lagi. Kita alokasikan senilai 2,925  triliun, ” sebut Menteri PU.
Dia mengungkapkan, dalam waktu dekat Kemen PU, juga akan meresmikan lagi proyek ke cipta karyaan di Pacitan. Seperti wisma atlet dan ruang terbuka hijau. “Kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemprov Jatim, Pemkab Pacitan, dan masyarakat yang telah mengikhlaskan tanahnya untuk pembangunan JLS. Sehingga kedepan, dengan terbukanya akses jalan tersebut, keterisoliran daerah akan terbuka,” ujar joko. Prosesi peresmian kemarin, juga dibarengi penanda tanganan prasasti oleh Menteri PU dan Bupati Pacitan, Indartato.(Frend Mashudi/yuniardi Sutondo)