Trenggalek- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Trenggalek, Jawa Timur bakal memfasilitasi penyandang cacat dengan alat bantu khusus pada saat pemilihan umum gubernur 2013.

Pernyataan itu disampaikan Komisioner KPU Trenggalek, Budi Mukaryanto saat menjadi narasumber sosisialisasi dan penyampaian informasi tentang Pemilukada Provinsi Jawa Timur di Hall Mekarsari.

“Jadi seluruh pemilih akan mendapatkan hak yang sama dalam memberikan hal suaranya, bukan hanya orang normal saja, namun para difabel akan kami fasilitasi,” katanya.

Pemberian bantuan itu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penyangdang cacat. Khusus untuk tuna netra, KPU bakal menyediakan alat bantu berupa “template braille” untuk mempermudah saat mencoblos.

“Dengan template itu, mereka dapat membaca dan menentukan pilihannya dengan benar, sehingga haknya sebagai pemilih tidak terhalangi,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Budi ini menjelaskan, untuk penyandang fisik akan mendapatkan bantuan khusus dari petugas KPPS dan diantarkan sampai bilik suara.

Untuk memetakan kebutuhan alat bantu tersebut, pihaknya berharap masing-masing penyandang cacat proaktif memberikan informasi kepada Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (P2DP), selain itu petugas juga diwajibkan bertanya ada tidaknya anggota keluarga yang memiliki kebutuhan khusus.

“Nanti mereka akan di data oleh masing-masing P2DP, kemudian akan diaporkan ke PPS dan diteruskan hingga KPU kabupaten dan provinsi. Setelah semuanya terkumpul, akan diketahui berapa yang dibutuhkan,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu pengajar SMA SLB Kemala Bhayangkari Trenggalek, Sarjito mengaku bersyukur atas perhatian KPU terhadap kaum difabel.

“Karena anak-anak (murid) kami ada yang tuna netra, tanpa alat maupun bantuan khusus maka akan sulit untuk bisa menggunakan hak pilihnya dengan mudah dan benar,” katanya.

Disisi lain, acara sosialisasi dan penyampaian informasi tentang pemilihan gubernur tersebut, KPU Trenggalek juga pemilih pemula, komunitas perempuan serta orang-pinggiran terkait tata cara serta tahapan pemilukada.

Sejumlah pelajar yang hadir nampak antusias mendengarkan dan menyimak materi yang disampaikan Komisioner KPU Trenggalek, Budi Mukaryanto dan anggota Sekretariat KPU Trenggalek Puguh Budi Utomo.

“Ini adalah sosialisasi tatap muka yang kedua, setelah sebelumnya dengan para akademisi, mahasiswa, TNI/Polri, Tokoh masyarakat maupun tokoh agama,” kata Puguh Budi Utomo. (Dimas)