Den Haag – Komisi 10 DPR RI yang membidangi pendidikan, pemuda, olahraga, pariwisata, kesenian, dan kebudayaan melakukan kunjungan kerja ke negeri Belanda. Salah satu agenda penting rombongan yang dipimpin Ketua Komisi 10 DPR RI, Teuku Riefky ini adalah berkunjung ke Kementerian  Pendidikan, Budaya dan llmu Pengetahuan di Den Haag Belanda, Jumat 31/07/2015.  Dalam kunjungan tersebut, delegasi disambut langsung oleh Menteri Pendidikan, Budaya dan llmu Pengetahuan Belanda, Jet Bus Bussemaker beserta jajarannya.
“Diskusi dengan kementerian pendidikan , budaya dan ilmu pengetahuan di Den Haag membahas bagaimana minat baca kalangan masyarakat, hukum dan perlindungan pendidikan, subsidi, infrastruktur, hubungan dengan stakeholder, dan sistem kerja yang mereka terapkan di Netherland,” terang anggota Komisi 10 DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Ibas di sela-sela kunjungan.
Menurut Ibas diskusi terkait minat baca sangat penting karena baginya buku ibarat jendela ilmu pengetahuan yang akan membuka wawasan semua kalangan tanpa batasan usia. “Itulah sebabnya membaca adalah kuncinya.  Ayo gemar membaca, seperti lirik sebuah lagu yang pernah saya dengar, Bacalah buku gudang berjuta ilmu atau tanyakan kepada yang lebih tahu, agar dirimu selangkah lebih maju,” ungkap Ketua Fraksi PD DPR RI ini menggambarkan kegemaran membaca yang digelutinya.
Seperti diketahui, RUU Sisbuk mendesak untuk dijadikan Undang-undang (UU) agar ada aturan soal peredaran buku, penerbit dan penulis serta yang terutama adanya perlindungan atau payung hukum. Kini, DPR melalui Komisi 10  tengah mengkaji dan membahas secara mendalam RUU Sistem Perbukuan sehingga perlu ada perbandingan dengan sistem yang diterapkan di Belanda.
Delegasi berkunjung ke Kementerian  Pendidikan, Budaya dan llmu Pengetahuan di Den Haag Belanda, Jumat, 31 Juli 2015, Pukul 13.30 waktu setempat. Rombongan Komisi 10 DPR-RI juga menggelar silaturahim dan  ramah tamah dengan pimpinan dan jajaran staff KBRI di Den Haag Belanda.