PACITAN – Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Pacitan, Ir Wasi Prayitno, M.Sc berharap ajang pemilihan duta wisata kethuk kenang Pacitan tahun 2015 bisa menjadi menjadi momentum yang baik bagi Kabupaten Pacitan.
“Pacitan baru saja masuk dalam jajaran taman bumi dunia yang ditetapkan oleh UNESCO, sehingga kehadiran kethuk kenang kita harapkan mampu mengenalkan pariwisata Pacitan lebih mendunia lagi,” kata Wasi saat memberikan sambutan dalam Gala Night Kethuk Kenang 2015 Pacitan, baru-baru ini di Pendopo Kabupaten.
Dalam kompetisi Kethuk Kenang 2015 di Pacitan berlangsung cukup menarik. Sebab puluhan peserta dari berbagai sekolah dan kampus di Pacitan menunjukkan kebolehannya. Pada saat Gala Night atau malam final yang mengerucut dalam 10 besar, masing-masing peserta diuji pengetahuanya dalam mencermati dan menyikapi kondisi pariwisata Pacitan.
Sebelumnya, seluruh peserta telah mendapat pembekalan selama tiga hari dalam masa karantina. Yakni, Inggris Tourism, photo session dan pengetahuan budaya lokal. Hasilnya, pada akhirnya dua siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Pacitan terpilih sebagai duta wisata Kabupaten Pacitan atau lebih dikenal dengan istilah Kethuk Kenang Pacitan 2015.
Dua siswa SMAN 1 Pacitan tersebut masing-masing adalah Richard Dito Arianto dan Purwarani Febria Damayanti, yang sukses menampilkan aksi terbaik dalam gala night final Kethuk Kenang yang digelar Rabu (23/12/2015) malam di Pendopo Kabupaten Pacitan.
Atas prestasi keduanya di ajang pemilihan duta wisata Kethuk Kenang Pacitan 2015, Dito dan Rani berhak mendapatkan sejumlah piagam penghargaan dan uang tunai maisng-masing Rp 750 ribu. Selain itu keduanya berhak mewakili Pacitan di ajang pemilihan duta wisata tingkat Provinsi yang dikenal dengan sebutan Raka-Raki Jatim pada tahun depan.
Selain kategori utama Kethuk-Kenang Pacitan, ajang pemilihan duta wisata yang digelar pada Rabu malam tersebut juga mengambil kategori Kenang Fotogenik yang diraih oleh Dwi Putro Sasongko dan Kethuk Fotogenik yang diraih surfer sarat prestasi asal Pacitan, Salini Rengganis. Selain itu, untuk kethuk favorit diraih oleh Purwarani, sementara kenang favorit diraih oleh Jodhy Dimasanto. (frend)