Ngawi – Akibat kelangkaan solar di sepanjang jalur Ngawi-Solo, ratusan kendaraan terjebak macet. Kemacetan terjadi karena banyaknya supir yang kelelahan karena mengantre lebih dari enam jam.

Antrean solar oleh pengendara, terutama truk dan mobil berbahan bakar solar, terjadi sejak pukul 02.00 WIB dini hari di sepanjang jalur tengah antara Ngawi hingga Sragen. Pasalnya, empat SPBU yang ada di sepanjang jalur ini mengalami keterlambatan stok solar, sehingga kemacetan sepanjang jalan sejauh 35 kilometer (km) tak bisa terhindari.

Bahkan, di beberapa titik ditemukan truk yang mogok karena kehabisan bahan bakar sebelum mencapai SPBU terdekat. Kondisi ini memperparah kemacetan yang terjadi, puluhan polisi lalu lintas lebih dari enam jam berusaha mengurai kemacetan dan terpaksa menerapkan sistem buka tutup jalur.

Rapatnya jarak kendaraan dan medan yang menanjak di beberapa titik, membuat truk bermuatan berat memperlambat lajunya demi menghemat solar untuk menghindari mogok. Beberapa di antaranya, harus bertahan di parkiran SPBU untuk mendapatkan solar yang baru nanti sore pasokan solar akan datang.

Menurut Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polres Ngawi Ipda Suparno, kemacetan ini utamanya disebabkan faktor kelangkaan solar dan panjangnya antrean yang terjadi sejak semalam. “Kemacetan ini bukan karena kendaraan rusak, namun dampak dari panjangnya antrean solar,” katanya, di Solo, Kamis (18/4/2013). Tim Media Ngawi