PONOROGO – Salah satu korban tewas dalam kecelakaan tunggal, Minggu dini hari (13/3) di Jalur alternatif Ponorogo-Trenggalek, tepatnya di Desa Siman, Kecamatan Siman adalah Agus Susanto (59 th), seorang Perangkat Desa atau Kamituwo Dukuh Krajan, Desa Bedrug, Kecamatan Pulung, Ponorogo. Korban tewas di RSU Dr Hardjono Ponorogo. Dua korban tewas lainnya adalah Supriyono (32 th), Warga Desa Banjarejo, Kecamatan Pundak, Ponorogo. Supriyono adalah pengemudi mobil sedan AE 1273 SB. Supriyono tewas di TKP.
Selain itu, Suyadi (65 th) juga tewas di RSU Dr Hardjono Ponorogo. “Pas saat kejadian Supriyono sang pengemudi tidak menggunakan Seatbelt, tanpa SIM dan berbau Alkohol yang mengalami robek wajah, tulang kaki kanan patah, keluar darah pada telinga dan tewas ditempat,” kata Kasubag Humas Polres Ponorogo, AKP Harijadi.
Sedangkan 3 orang korban luka adalah Lisa Ariyanti (40 th), seorang Perempuan, Warga Dusun Kedungrejo RT. 03/01 Desa Sambi Mulyo, Kecamatan Bangunrejo, Kabupaten Banyuwangi.
Korban luka lainnya adalah Widodo (40 th), Warga Dukuh Trenceng, Desa Mrican, Kecamatan Jenangan. Ponorogo dan Hartono (39 th) warga RT.32 RW.10 Desa Klepek, Kecamatan Dikopi, Madiun.
Berdasarkan olah TKP Polres Ponorogo, faktor penyebab Lakalantas diduga pengemudi dalam kondisi mabuk dan tidak sadar penuh dalam mengemudi akibat pengaruh Alkohol. “Selain itu pengemudi diduga tidak punya kompetensi mengemudi karena tidak punya SIM,” terangnya.
Selain itu pengemudi juga mengendarai dalam kecepatan tinggi dan di lokasi menabrak median atau pembatas jalan dari arah selatan. (MUH NURCHOLIS)