Sabtu, 23 Juni 2018

BERANDA | PROFIL | BERITA MAS IBAS | FOTO | VIDEO | KARIKATUR | SINERGIS | DAPIL VII JAWA TIMUR | PARTAI DEMOKRAT | FRAKSI PD DPR-RI | TESTIMONIAL

Untitled Document

Ruang Informasi

15 Februari 2018

Inilah Kebahagiaan Ibas Terima Para Guru TK Pacitan Sowan Ke Cikeas



JAKARTA-Kediamanan Presiden RI-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas Bogor Jawa Barat disambangi lima puluh satu Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI). Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyambut dengan bahagia para guru TK yang sudah menempuh perjalan jauh dari Pacitan ke Bogor, hingga mempersembahkan lagu ‘Sayang Semua’ karya Pak Kasur.

 

Kira-kira begini Lagu Sayang Semua yang dinyayikan Ibas.” Satu-satu aku sayang Bu Ani, Dua-dua Aku sayang pak SBY, Tiga-tiga Aku sayang Para Guru TK, satu dua tiga sayang semuanya…” ujarnya diiringi riuh tepuk tangan dari para guru TK.

 

Ibas mengungkapkan, guru TK punya peran dalam membentuk kepribadian anak bangsa di usia emas anak-anak Indonesia, para guru TK bukan hanya mengajar dengan kesabaran tetapi juga dengan penuh kasih sayang.”Di usia Emas seorang anak, kepribadian akan terbentuk dengan pola asuh dan ajar dari orang-orang sekitarnya termasuk guru disekolah, guru TK harus super sabar dan ajarkan anak-anak penuh dengan kasih sayang, karena kasih sayang adalah modal anak-anak mampu melangkah menjadi pemimpin masa depan,” paparnya.

 

Ibas mengajak  para pendidik sudah seharusnya benar-benar memaknai dan merenungkan semboyan yang di ajarkan Ki hajar Dewantara.” Bapak dan Ibu guru TK harus memaknai dan merenungkan semboyan dari Guru Bangsa Kita Ki Hajar Dewantara yaitu Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mbangun Karso, Tut Wuri Handayain, guru harus mampu menjadi teladan dan punya jiwa kepemimpinan, punya niat baik dan kemauan yang kuat dalam memberikan pendidikan, juga mampu memberikan dorongan atau motivasi yang baik agar peserta didik menjadi orang yang sukses dikemudian hari,” tutur dia.

 

Ibas juga secarik bercerita tentang masa kecil Pak SBY yang sempat hidup sulit di Pacitan karena terbatasnya jalur transportasi dan termasuk daerah yang cukup terisolir.” Dulu Pacitan adalah sebuah kabupaten yang cukup terisolir, mobil dan motor masih bisa dihitung jari, sekarang Pacitan sudah berubah, jauh lebih maju dan modern, kita harus bertrimakasih untuk putra daerah Pacitan yaitu pak SBY yang mampu mengubah Pacitan menjadi maju dan sejahtera seperti saat ini,” jelasnya.

 

Ketua Rombongan IGTKI Punung Pacitan Retno Widyowati mengungkapkan rasa harunya telah diizinkan berkunjung ke kediaman Keluarga SBY, menurutnya para guru TK di Pacitan sangat mengidolakan sosok Pak SBY dan Keluarga.” Kami Merasa terharu dan tidak mampu berkata-kata ketika sudah bertemu dengan pak SBY, Bu Ani, Mas Ibas dan Mba Aliya,” ucapnya.

 

Retno juga menuturkan Ibas juga merupakan wakil rakyat Pacitan yang membanggakan, ia mengungkapkan Ibas juga sosok panutan bagi anak-anak Pacitan.” Kami bangga kepada keluarga pak SBY apalagi mas Ibas sebagai wakil rakyat yang selalu perhatian kepada kami,  matur suwun mas Ibas,” pungkasnya haru.

 



Berita Lainnya:


Lewat Radio Talk Show, Ibas ajak Pemuda Trenggalek mengapresiasi Nilai Pancasila


Peringari Hari Lahirnya Pancasila, Ibas ajak Pemuda dan Umat Muslim jaga Keutuhan NKRI


Gandeng Kontituen dengan Melalui Jaringan Massa


Ibas Apresiasi Lansia, Milineal dan Pegiat Wisata


Kawal PIP, Ibas Berharap Pelajar Ngawi Makin Cerdas
 




Copyright © Edhie Baskoro Yudhoyono - 2018