Rabu, 13 Desember 2017

BERANDA | PROFIL | BERITA MAS IBAS | FOTO | VIDEO | KARIKATUR | SINERGIS | DAPIL VII JAWA TIMUR | PARTAI DEMOKRAT | FRAKSI PD DPR-RI | TESTIMONIAL

Untitled Document

Ruang Informasi

27 November 2017

Inilah Harapan Ibas Kepada Generasi Milenial di Masa Depan



Jakarta - Di era serba digital ini pemuda dihadapkan situasi yang membingungkan, tak disangsikan jika ada ketakutan di mana nilai nasionalisme menjadi luntur akibat informasi mudah diakses. Ketua Fraksi Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) berpandangan jika sangat penting untuk mengarahkan kaum milenial untuk berkontribusi nyata untuk pembangunan  Indonesia.
 
Dalam Seminar Nasional Generasi Milenial yang bertajuk tantangan dan Peluang Pemuda Indonesia Untuk Membangun Indonesia Yang Maju, Kuat dan Sejahtera itu Ibas mengatakan isu generasi milenial merupakan Isu yang sangat sexy dan relevan untuk dibahas belakangan ini sebab adanya kekhawatiran lunturnya nilai-nilai nasionalisme. “Peran serta generasi muda menjadi penting dalam mempertahankan keutuhan, kemajuan, dan kesejahteraan negeri ini,” ujarnya Senin di Gedung DPR RI Senayan Jakarta (27/11/2017).
 
Ibas mengatakan pergeseran cara pandang generasi muda saat ini dalam memilih pendidikan dan pekerjaan juga perlu dicermati serius. Baginya, jika kewirausahaan atau enterpreneurship menjadi alternatif pilihan anak muda saat ini, maka pendidikan harus ditetap menjadi penuntun, bukan malah disingkirkan dan dianggap tidak penting.

”Jangan sampai institusi atau lembaga sekolah dianggap bukan lagi cara untuk mendapatkan pekerjaan masa depan. Menjadi bagian dari dinamika perkembangan zaman perlu disikapi positif, misalnya mengikuti tren mengembangkan start up business, online business dan masih banyak alternatif usaha era milenial lainnya yang sedang on saat ini. Jadi kita dorong pemerintah dapat mengawal terciptanya iklim usaha yang baik agar generasi muda kita berkembang usahanya,” tutur dia.
 
 
Dalam konteks lain Ibas mengatakan,  jiwa patriotisme dan nasionalisme bagi generasi milenial saat ini masih terus harus ditanamkan dalam berbagai agenda. Menurut dewan asal Dapil VII Jatim ini, penyebaran pesan lewat media sosial dan media lainnya di internet masih tidak subtansial atau bahkan hanya ikut-ikutan tren tanpa mengetahui esensi dari patriotisme dan nasionalisme itu sendiri. 

“Saya mengamati masih ada euforia bersosial media walaupun isu atau topik yang sedang tren di sosmed tersebut adalah “hoax”. Jadi penting bagi kita untuk melihat betul apa arti nasionalme bagi generasi milenial ini, dan sejauhmana implementasi nilai-nilai tersebut mampu diserap dengan baik okeh generasi penerus bangsa. Apakah hanya sebatas aspek primordialisme, tren saja atau ada yang lebih substansial?,” ucapnya dalam seminar yang turut dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Direktur Eksekutif Yudhoyono Intitute Agus Harimurti Yudhono (AHY) dan para elemen organisasi pemuda dan komunitas bloger se-Indonesia.


Berita Lainnya:


Bantu Pacitan, Ibas Ikut Gotong Royong Bersihkan Lumpur


Ribuan Korban Mengungsi, Ibas Ikut Berikan Layanan Dapur Umum


Terima Kasih Ibas Kepada Pahlawan Tanpa Tanda Jasa


Inilah Harapan Ibas Kepada Generasi Milenial di Masa Depan


BKKBN Bersama Ibas Kampanye Program KB
 




Copyright © Edhie Baskoro Yudhoyono - 2017