Rabu, 18 Juli 2018

BERANDA | PROFIL | BERITA MAS IBAS | FOTO | VIDEO | KARIKATUR | SINERGIS | DAPIL VII JAWA TIMUR | PARTAI DEMOKRAT | FRAKSI PD DPR-RI | TESTIMONIAL

Untitled Document

Ruang Informasi

28 Oktober 2017

Pemuda Jangan Cuma Jadi Followers



JAKARTA-Sumpah pemuda menjadi tonggak sejarah bagi bangsa Indonesia,  tentang pentingnya nasionalisme,  sumpah pemuda mengingatkan bahwa pemuda punya andil besar bagi perjuangan bangsa.  Ketua fraksi Demokrat DPR RI Edhi Baskoro Yudhoyono punya kesan tersendiri terhadap peringatan sumpah pemuda tahun ini.  Menurutnya pemuda tidak boleh hanya ikut-ikutan atau Cuma jadi followers.

 

“Pemuda tidak boleh hanya ikut-ikutan  atau jadi folowers dan ikut arus,  kalau cuma ikut arus artinya tidak berguna,  pemikiran pemuda mesti revolusioner,  visioner dan inovatif,” tukasnya Sabtu (28/10).

 

Bagi Ibas, pemuda saat ini punya tantangan yang besar, mengingat saat ini era digital, pemuda mesti mampu mengolah informasi, pemuda juga harus mampu menikmati proses dan tidak melulu mengharapkan hasil yang instan. “Kalau pemuda sekarang, memiliki tantangan yang berbeda, saat ini kita dihadapkan dengan era digital, pemuda jangan berfikir dan bersikap instan, mesti menjalani segala proses dan tidak hanya konsetrasi terhadap hasilnya,” tutur dia. 

 

Meskipun secara positif, lanjut Ibas, media sosial punya peran menghubungkan antar manusia dengan manusia lainnya secara cepat,  untuk itu sudah seharusnya media sosial menjadi cara anak muda untuk menyebarkan semangat nasionalisme.” Semangat kebangsaan mesti disuburkan nilai-nilai pancasila,” lanjutnya. 

 

Sumpah pemuda menjadi momentum berharga bagi pemuda, untuk itu menurut Ibas, anak muda harus memiliki idealisme dan membangun kepribadian yang baik. “Menjauhkan diri dari sikap yang tidak bertanggung jawab. Pemuda mesti menumbuhkan sikap heroisme dan mampu menyebarkan nilai toleransi sesama manusia,” ucap dia. 

 

Ibas menyarankan agar pemuda menjauhkan diri dari paham radikalisme, agar tidak merusak masa depan diri sendiri. “Jauhkan diri dari penyebar radikalisme,  tumbuhkan jiwa cinta bangsa, jadikan Indoneaia yang aman, nyaman dan bersahabat. Tak perlu tertarik dengan ajakan intoleran, buat tren di kalangan anak muda yang cinta bangsa,  sebarkan semangat dan keberanian untuk memajukan bangsa,” pungkasnya.

 

 



Berita Lainnya:


Pileg 2019, Ketua DPC Partai Demokrat Trenggalek Optimis Dulang Suara Lebih Besar Dari Periode Sebelumnya


Ibas Melalui Relawan EBY Ngawi Gelar Pengajian Keliling Peduli Lansia Berikan Santunan


Safari Ramadhan, Ibas dapan Ucapan Terima Kasih dari Warga Binaannya


Lewat Radio Talk Show, Ibas ajak Pemuda Trenggalek mengapresiasi Nilai Pancasila


Peringari Hari Lahirnya Pancasila, Ibas ajak Pemuda dan Umat Muslim jaga Keutuhan NKRI
 




Copyright © Edhie Baskoro Yudhoyono - 2018