Selasa, 23 Januari 2018

BERANDA | PROFIL | BERITA MAS IBAS | FOTO | VIDEO | KARIKATUR | SINERGIS | DAPIL VII JAWA TIMUR | PARTAI DEMOKRAT | FRAKSI PD DPR-RI | TESTIMONIAL

Untitled Document

Ruang Informasi

17 Oktober 2017

Ibas Ajak Petani Aplikasi Sistem Pertanian Moderen



MAGETAN-Dalam kondisi musim pancaroba saat ini, petani tidak boleh putus asa untuk terus produktif, dalam hal ini,  Anggota komisi 10 DPR RI Edhi Baskoro Yudhoyono atau yang biasa disapa Ibas, agar petani terus maju dan belajar mengaplikasikan sistem pertanian moderen seperti metode Hydroponik yang tak terpengaruh dengan musim, murah dan ramah lingkungan.
 
Hal ini disampaikan Ibas dalam rangka penyaluran alat mesin pertanian (alsintan) untuk petani Desa Batok Kecamatan Karas Kabupaten Magetan Jawa Timur. 


Menurut ibas,  petani sudah seharusnya kreatif dan terus menambah pengetahuan agar sukses karena ada efek multidimensi bagi bangsa Indonesia yang akan muncul jika petani kita kuat. "Komoditas pertanian akan meningkat, produktifitas meningkat sehingga akan menyerap lapangan kerja,  jika hasil pertanian melimpah akan mendorong Indonesia jadi eksportir," tuturnya Minggu (15/3).
 
Ibas menghimbau agar petani mampu menyalurkan ilmu nya, agar profesi petani mampu dilakukan anak muda sehingga anak cucu kita nanti bangga memiliki profesi sebagai petani.  "Saya berharap ilmu bertaninya di turunkan kepada generasi muda,  agar jangan sampai profesi petani ditinggalkan oleh generasi mudanya, siapa nanti yang akan mewujudkan ketahanan pangan dikemudian hari jika yang muda ogah jadi petani?, " ungkap mahasiswa Doktoral Institut Pertanian Bogor (IPB)  ini. 
 
Bagi Ibas,  penting untuk terus memotivasi petani,  sebab petani adalah ujung tombak dari ketahanan pangan nasional. "Saya mengajak agar petani mampu mewujudkan ketahanan pangan nasional,  sebab petani adalah ujung tombaknya," ucap dia. 
 
Dikatakan Ibas,  pemerintah melalui APBN 2017 telah memberikan target perluasan lahan jagung kepada petani Jawa Timur Seluas 1,36 Hektare dengan produktifitas diatas 7 ton. "Dengan target ini,  saya berharap Magetan juga menjadi salah satu lumbung jagung karena disini jagung salah satu primadonanya," paparnya. 
 
Untuk itu,  lanjut Ibas,  saya mendorong agar pemerintah setempat mampu terus mendorong, mendukung dan memotivasi petani agar mampu membangun sektor pertanian dan memastikan program ini terimplementasi dengan baik. "Saya yakin,  saya mendukung upaya pemerintah daerah memajukan sektor pertanian,  insyaallah kita tidak akan ketergantungan kepada impor lagi jika taget ini mampu dikerjakan,  Jawa Timur akan mampu menyumbang 30 persen  untuk ketercukupan komoditas jagung nasional," pungkasnya.


Berita Lainnya:


Temui Korban Longsor, Ibas Serahkan Bantuan


Danrem 081/DSJ Madiun Sambangi Korban Banjir Waduk Bendo


Begini Cara Warga Sukosari Babadan Atasi Trauma Bencana Longsor Banaran Pulung


Srikandi EBY Tilik Sekolah Sampaikan Program Ibas


Empat Bulan Dibangun, Talud Pengaman Jalan Ponorogo Ambrol Lagi
 




Copyright © Edhie Baskoro Yudhoyono - 2018