Jakarta – Pesawat Malaysia Airlines berkode penerbangan MH17 jatuh di wilayah Donetsk, Ukraina, pada Kamis sore waktu setempat. Jatuhnya pesawat MH17 ini diduga lantaran serangan dari milisi pro-Rusia di Ukraina. Media melaporkan, seluruh penumpang dan awak pesawat yang ada dalam pesawat itu dinyatakan tewas termasuk sejumlah WNI yang ikut dalam penerbangan tersebut. 
 
Atas peristiwa tersebut, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono menyampaikan keprihatinan yang mendalam dan belasungkawa atas peristiwa tersebut. Ibas mendesak investigasi internasional segera menyelidiki sebab-sebab jatuhnya pesawat Malaysia Airlines tersebut. 
 
Menurut Ibas, jika memang terbukti pesawat sipil tersebut menjadi korban serangan konflik militer di Ukraina, maka dunia internasional wajib mendesak otoritas internasional turun tangan dan mengambil langkah antisipatif agar peristiwa serupa tidak terulang. 
 
“Turut prihatin dan belasungkawa sedalam-dalamnya dengan peristiwa tersebut, dan tentu kita berharap investigasi segera dilakukan seobjektif dan transparan. Kalau memang pesawat tersebut jatuh karena serangan senjata tentu ini merupakan pelanggaran perang yang harus diadili,” terang Ibas di Jakarta. 
 
Ibas juga menyerukan agar dunia penerbangan internasional meninjau kembali dan menghindari zona rawan konflik di Ukraina. “Kita berharap, WNI, di mana pun berada agar waspada dan menghindari rute ke negara yang sedang bertikai,” harap Ibas.