Selain peresmian Rekor MURI, Ibas juga memberikan sambutan positif terhadap PT. Perusahaan Gas Negara (PGN) atas kepeduliannya kepada masyarakat Pacitan. PGN selaku badan usaha milik negara (BUMN) belum lama ini membantu penerangan di daerah-daerah yang belum terjangkau listrik di Kabupaten Pacitan. Berkat perjuangan Anggota DPR RI asal Dapil VII ini, program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PGN ini dapat turun di Pacitan dalam bentuk Program LIMAR (Listrik Mandiri Rakyat). Dalam kesempatan ini, turut pula hadir Direktur Utama PT. PGN, Hendi Prio Santoso.
Di Pacitan, program LIMAR telah berhasil menerangi sejumlah desa di Pacitan yang selama ini belum dapat menikmati fasilitas listrik. Bantuan tersebut, yakni di Dusun Jatiroto Desa tumpuk Kecamatan Bandar, sudah dibantu 297 keluarga. Kemudian, Dusun Sono Desa Bangun Sari Kecamatan Bandar, sudah dibantu 183 keluarga. Lalu, Dusun Ngagik Desa Bandar, Kecamatan Bandar, sudah terbantu sebanyak 186 keluarga. Dan terakhir, Desa Tinatar, Kecamatan Punung, telah mendapat bantuan sebanyak 237 keluarga.
Ibas memberi apresiasi positif atas berjalannya program LIMAR, karena untuk kedepannya bisa menjadi peluang untuk pemberdayaan putra daerah Pacitan. Kaum muda Pacitan yang bersekolah di Sekolah Menengah Kejuruan bisa terlibat dalam perakitan alat-alat penerangan, sehingga kedepannya Pacitan bisa menjadi sentra produksi alat-alat penerangan, yang kemudian bisa disalurkan keluar Pacitan.
Sebagai wakil rakyat yang diamahkan oleh Kabupaten Pacitan, Ibas mendorong sepenuhnya upaya-upaya untuk membangun Kabupaten Pacitan untuk kedepannya akan semakin maju dan sejahtera. Ibas menambahkan, “semoga kedepan, program Pemerintah agar Indonesia bebas gelap, bisa segera diimplementasikan secara menyeluruh di Indonesia.”