Trenggalek – Anggota DPR-RI dari Daerah Pemilihan VII Jawa Timur, Edhie Baskoro Yudhoyono melakukan rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur dengan melakukan sejumlah kegiatan, salah satu melakukan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan.

Pria yang akrab disama Ibas tersebut melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan bersama ratusan warga di kawasan Agrowisata Dilembah Wilis, Desa Dompyong, Kecamatan Bendungan, Selasa (10/06/2016).

“Ini saya hadir di sini sebagai anggota MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat), salah satu tugas penting dari MPR adalah melakukan penguatan pemahaman nilai-nilai kebangsaan,” kata putra bungsu Presiden IR keenam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.

Menurutnya, empat pilar memiliki fungsi yang sangat penting dan wajib diterapkan dalam hidup bermasyarakat maupun bernegara. Ajaran bernegara yang terangkum dalam Pancasila, UUD 45, Bhneka Tunggal Eka dan NKRI sangat tepat untuk diterapkan di negara yang memiliki puluhan ribu pulau ini.

“NKRI harga mati, NKRI ini bisa kita ibaratkan adalah kita sendiri, seandainya kita memiliki sebuah pekarangan kemudian diakui ataupun dijarah oleh orang lain marah tidak? itulah NKRI rasa memiliki negara itu sangat penting,” ujarnya dihadapan ratusan warga.

Usai dari Kecamatan Bendungan, pria yang menjabat Ketua Fraksi Demokrat DPR RI ini langsung meninjau agenda pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar di Kelurahan Surodakan, Kecamatan Trenggalek.

Di lokasi tersebut Ibas juga menyalurkan Makanan Tambahan Pendamping ASI (MPASI) kepada sejumlah ibu dan balita. Selain itu ia juga menyempatkan diri untuk berdialog dan menyerap langsung aspirasi dari warga.

Menurutnya, program kesehatan balita perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat hingga daerah, mengingat kecukupan gizi pada balita akan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan generasi penerus bangsa. “Dengan asupan gizi yang cukup, balita ini nanti akan menjadi anak-anak yang cerdas dan mampu menjadi generasi penerus bangsa yang handal,” imbuhnya.

 

Ibas

Di sisi lain, Ibas juga mendorong para ibu-ibu muda untuk tetap ASI ekslusif kepada anak yang baru dilahirkan. Dorongan ini muncul karena saat ini banyak di antara orang tua yang lebih senang meberikan susu formula kepada balitanya. “Ini sangat memperihatinkan, padahal bagi orang tua yang sibuk pemberian ASI masih bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, salah satunya dengan disimpan dalam kulkas,” kata Ibas.

Dalam kunjungan kerjanya di Trenggalek, anggota DPR dari Partai Demokrat ini rencnananya juga akan melakukan peninjauan beberapa sentra UKM yang ada di Kecamatan Pule.