Semarang – Anggota Komisi 10 DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono turut berbelasungkawa atas meninggalnya Ketua Umum PGRI sekaligus anggota DPD RI asal Jawa Tengah Dr Sulistiyo. Almarhum meninggal di RS Angkatan Laut Dr Mintohardjo, Benhil, Jakarta Pusat.

 

“Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun. Saya turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya Bapak Sulistyo. Kita kehilangan sosok yang menjadi panutan keluarga besar PGRI dan rakyat Indonesia,” ungkap Ibas.

 

Hal ini diutarakan Ibas sapaan akrab Edhie Baskoro saat melayat Ketua Umum PGRI itu di rumah duka, Jl Karangingas Raya No.8, Semarang, Selasa (15/3/2015). “Almarhum memberikan contoh dan keteladanan sosok anak bangsa yang konsisten dengan kegigihannya memperjuangkan hak kaum guru dan dunia pendidikan,” ujar Ketua Fraksi PD DPR RI ini.

 

Seperti diketahui, Ibas mendampingi Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Prof Dr Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersam Ibu Ani Yudhoyono beserta petinggi DPP-PD datang sesaat sebelum jenazah Sulistyo tiba dari Jakarta. Rombongan menjadi yang pertama melakukan salat jenazah di depan peti Sulistyo.

 

Setelahnya, SBY lalu mengajak ibu Ani dan Ibas membaca surat Al Fatihah untuk mendoakan Sulistyo yang meninggal akibat kebakaran di ruang tabung chamber Pulau Miangas Gedung Ruang Udara Bertekanan Tinggi (RUBT) RSAL Mintohardjo, Jakarta Pusat, itu. “Izinkan kami memanjatkan doa karena hubungan kami begitu dekat dengan almarhum,” ucap SBY.

 

Setelah berdoa, SBY berdiri di ujung peti lalu memberi hormat kepada jenazah yang terbalut bendera Merah Putih itu. Ia kemudian mengusap bingkai foto pria yang juga menjadi anggota DPD RI tersebut.

 

Pada kesempatan ini, SBY menyampaikan bahwa ia bersama Almarhum Dr. Sulistyo selama dua periode kepemimpinannya telah bekerja bersama-sama. Sosok Sulistyo di mata SBY memberi kesan yang mendalam, terutama dalam perjuangannya untuk guru.“Saya selama sekitar 7 tahun bersama-sama almarhum Pak Sulistyo memikirkan pendidikan kita, kesejahteraan guru kita, dan peningkatan kemampuan. kita semua kehilangan bukan hanya keluarga beliau, bukan hanya jajaran PGRI tapi juga bangsa dan negara,” ujar SBY dikutip detik.com.

 

Dalam rangkaian kegiatan rombongan #SBYTourDeJava di Jawa Tengah, jug mengagendaka peninjaua dan serap aspirasi di sentra kerajinan ukir dan patung Desa Mulyoharjo, Kecamatan Kota, Jepara.

Tiba di lokasi ini, SBY dan rombongan langsung menuju salah satu showroom mebel ukir dan patung. Di dalam showroom, selain meninjau produk ukir, patung, dan mebel, SBY juga meninjau proses memahat patung. ”Produk ukir Jepara semakin bagus dan sudah berani bersaing di era MEA. Produk ukir Jepara tidak kalah dengan negara lain,” kata SBY.

 

Tak hanya melihat mebel, relief, dan patung, SBY juga membeli sejumlah mebel, yaitu set meja-kursi. Kekaguman sosok yang pernah menjabat sebagai presiden RI selama dua periode ini juga disampaikan kepada sejumlah rombongan.

 

Sementara itu, Ibas yang juga anggota DPR RI asal Dapil VII Jawa Timur mengaku optimis, daya saing produk Jepara di kawasan Asia bahkan internasional ke depan akan meningkat. “Melihat keterampilan SDM dan kualitas produk Jepara ini,  saya yakin mampu bersaing di Pasar internasional. Tinggal bagaimana kita mendorong kebijakan pemerintah selalu berpihak pada sektor kerajinan kreatif ini,” ujarnya.