Pacitan- Berbagai masalah yang dihadapi Partai Demokrat saat ini sungguh ujian yang amat berat. Kondisi inilah yang membutuhkan penanganan yang serius dan elegan.”Persoalan ini perlu langkah-langkah penyelamatan,” ujar Bonggas Adi Candra, EBY Team Jakarta, saat menggelar rapat koordinasi dengan koordinator kecamatan dan desa Tim EBY Kabupaten Pacitan, Rabu (29/5).
 Bonggas, yang kemarin juga menyempatkan diri berkunjung ke DPC Partai Demokrat Pacitan menegaskan, karena alasan itulah, Edhie Baskoro Yudhoyono, harus rela meninggalkan kursi senayan dan memilih lebih berkonsentrasi membenahi partai. Dia menyebutkan, masyarakat diharapkan bisa lebih memahami situasi diinternal Partai Demokrat secara benar dan faktual. Sebab tidak dimungkiri, selama ini isu-isu tak sedap terus mendera partai pemenang pemilu tersebut. “Mundurnya Mas Ibas (panggilan akrab EBY), bukan karena persoalan apa-apa. Beliau memang ingin lebih berkosentrasi membenahi partai. Itu alasan yang sebenarnya,” ujarnya.

Bonggas mengakui, Partai Demokrat saat itu, memang lagi terpuruk. Bahkan menurut hasil survey yang dilakukan sejumlah lembaga survey terkemuka, elektabilitas Demokrat terjun bebas hingga mendekati angka 5 persen. Dia sangat khawatir, keterpurukan ini, akan menghambat kesinambungan partai kedepannya. “Kalau tidak ada upaya penyelamatan PD akan turun dibawah 5 persen. Dari persoalan inilah, Mas Ibas akhirnya mengundurkan diri untuk konsentrasi membenahi partai,” jelas dia menambahkan. Yuniardi SUtondo