Ponorogo – Spirit kebebasan beragama dan kerukunan antar umat tentu menjadi poin penting yang perlu dijaga bersama-sama. Spirit ini memegang peranan penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

 

Demikian salah satu poin yang disampaikan anggota Komisi I DPR RI asal Dapil VII Jawa Timur, Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Ibas saat menghadiri acara puncak Peringatan HUT ke-30 Pondok Modern Arrisalah, di Slahung Ponorogo, Jawa Timur, Minggu, (18/11).

 

Dalam sambutannya, Ibas yang juga Politisi Partai Demokrat ini melanjutkan, sebagai negara dengan penduduk mayoritas muslim terbesar di dunia, Indonesia telah menunjukkan eksistensinya kepada dunia internasional sebagai negara yang terpandang.

 

“Bukan saja kita mampu terlibat kreatif dalam perdamaian dunia, tetapi kita juga bisa memberikan contoh bahwa Islam dan demokrasi bisa hidup berdampingan dengan damai,” terang Ibas di hadapan para wali santri yang hadir dalam acara tersebut.

 

Di panggung dunia internasional lanjut Ibas, Indonesia terlibat aktif dalam berbagai fora internasional seperti OKI dan D8. Indonesia juga aktif mengirimkan pasukan perdamaian di Libanon dan terlibat aktif dalam proses perdamaian di Filipina dan Suriah.

 

Tak hanya itu, Ibas menerangkan bahwa, di dalam negeri, umat Islam Indonesia juga telah berhasil membuktikan bahwa Islam bisa terbuka dan hidup berdampingan bersama demokrasi. “Bahkan, model Islam Indonesia menjadi contoh bagi negara – negara Arab yang sedang mencoba untuk berdemokrasi seperti Tunisia, Mesir, dan Libya,” tambahnya. 

 

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua DPR RI, Marzuki Ali, Alumni Pondok Modern Arrisalah, Syofwatillah Mohzaib serta para Kyai dan Ulama di Jawa Timur.