Jakarta,

Anggota Komisi I DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono, mendukung Pulau Komodo menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia dalam kontes yang diselenggarakan oleh yayasan asal Swiss, New 7 Wonders.

“Tentunya sebagai putra Indonesia kita harus bangga masih memiliki satu keajaiban dan tempat yang patut dipromosikan,” ucap Ibas, panggilan akrab Edhie Baskoro Yudhoyono, di sela-sela penyerahan hewan kurban yang dihelat oleh DPP Partai Demokrat di Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Minggu (6/11).

 

Walaupun polemik atas pemilihan komodo oleh yayasan New 7 wonders terus mencuat, menurut Ibas, masyarakat dapat tetap mempromosikan dan melestarikan komodo sebagai binatang yang ada di Indonesia. “Bahkan komodo patut dijadikan sebagai suatu kebanggaan yang patut dilestarikan,” ujarnya.

 

Toh yang terpenting, lanjut Ibas yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) yang membidangi promosi internasional, pariwisata, olah raga, seni, dan budaya, adalah bagaimana mempromosikan komodo kepada dunia.

 

Sebelumnya Dubes RI di Swiss, Djoko Susilo, mempertanyakan kebijakan panitia pendukung pemenangan Pulau Komodo sebagai New 7Wonder di dunia. Dukungan yang awalnya hanya melalui situs internet dengan sistem one email one vote, lalu berubah melalui SMS, dan sistem pengiriman berulang melalui nomor yang sama. Djoko juga mempertanyakan keabsahan yayasan yang beralamat di Swiss itu.

 

Dari hasil pemilihan selama ini, Taman Nasional Komodo yang terletak di provinsi Nusa Tenggara Timur akhirnya berhasil terpilih dan lolos  menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia, Jumat (11/11). Ibas memandang keberhasilan ini sebagai peluang investasi pembangunan sarana dan infrastruktur di pulau itu untuk menunjang bisnis pariwisata.