Jakarta – Edhie Baskoro Yudhoyono menyatakan kesedihan yang mendalam atas kasus yang menimpa TKI asal Ngawi, Jawa Timur, (22), nyaris lumpuh akibat dianiaya majikannya di Hong Kong. “Saya menyatakan rasa keprihatinan dan kesedihan yang mendalam terhadap Ibu Erwiana Sulistyoningsih,” kata Ibas, Rabu (15/1/2014).

 

Menurut Ibas yang juga Sekretaris Jendral Partai Demokrat ini, tindak kekerasan terhadap TKI di luar negeri harus segera dihentikan. Dirinya juga mendukung langkah-langkah keadilan yang dilakukan pemerintah agar kejadian serupa tidak terulang. 

 

“Instruksi presiden sudah jelas. Kementrian terkait harus melakukan langkah-langkah agar TKI kita merasa aman bekerja di luar negeri. Komitmen serius antara pemerintah Indonesia dan pihak  Hongkong sudah sepatutnya lebih ditilik dan diperhatikan melihat arus TKI yang cukup banyak. Pemerintah Hongkong pun harus terus mensosialisasikan dan mendorong berbagai pihak di Hong Kong untuk secara maksimal memberikan perlindungan dan menjamin terpenuhinya seluruh hak tenaga kerja asing,” ujarnya.

 

Selain dukungan moril, Ibas juga memberikan dukungan materi yang disampaikan langsung oleh tim EBY di RS Amal Sehat, Sragen, Jawa Tengah. Di sela kunjungan, Erwiana juga menghimbau agar para TKI dan pemerintah dapat bersinergi lebih baik. “Semoga dengan kejadian ini, para TKI dan pemerintah dapat lebih waspada dan semakin intens berkomunikasi sehingga jika ada tanda-tanda kekerasan pada TKI, pihak yang berwajib dapat segera mengetahui, menyelesaikan dan tidak berlarut-larut,” Ujar Erwiana.

 

Ibas juga meminta kepada Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) agar terus melakukan monitoring  terhadap TKI. Mulai dari pengiriman hingga penempatan TKI di luar negeri harus jelas dan terdata. “Ibu Erwiana merupakan TKI yang terdaftar jelas oleh agen resmi di Indonesia. Namun sebagai upaya preventif agar insiden serupa tidak terulang, BNP2TKI juga bisa memberikan alat komunikasi terhadap para TKI sehingga apabila ada kejadian serupa, para TKI langsung dapat melaporkan ke pihak yang berwenang,” tutupnya.