Palembang – Ketua Fraksi Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono atau akrab disapa Ibas  mendampingi Presiden RI ke-6, Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono yang dijadwalkan memberikan kuliah umum di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Patah, Palembang, Rabu pagi, 25/11/2015. Ribuan pelajar dan mahasiswa antusias menyambut kehadiran tokoh bangsa Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono MA dan Ibas  saat memasuki ruangan kuliah umum SBY di ruang Akademik Centre UIN Raden Fatah.
“Kita apresiasi semangat para adik-adik mahasiswa dan pelajar Sumsel yang sangat antusias menyambut Pak SBY dan rombongan. Semoga ilmu yang mereka peroleh dari Pak SBY bisa menjadi bekal masa depan mereka sebagai calon penerus bangsa,” terang Ibas yang juga anggota Komisi 10 DPR RI yang membidangi pendidikan.
Selain Ibas, kedatangan Presiden RI ke-6 ini juga didampingi Walikota Palembang H.  Harnojoyo, para pengurus DPP Partai Demokrat, Cabup Kabupaten Ogan Ilir, Helmy Yahya dan para rektor perguruan tinggi di Sumsel.
Ribuan mahasiswa dari dua UIN Raden Patah dan delapan perguruan tinggi telah memadati Gedung Akademik Center sejak pukul 08.00 WIB untuk mendengarkan kuliah SBY bertemakan “Pertanian Penggerak Ekonomi Bangsa” yang dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIB.
Para mahasiswa ini berasal dari Fakultas Ekonomi dan Fakultas Pertanian, kemudian juga dihadiri 50-an guru besar, 250 pelajar kelas akhir, 300-an penggiat dan pelaku ekonomi, dan 100 tokoh tani dan 200 kelompok tani, ditambah tokoh agama dan masyarakat. Dilaporkan, ribuan mahasiswa dan pelajar Sumsel bersorak sorai setiap kali Ibas danSBY menyapa. Nampaknya pesona Ibas dan SBY cukup membius para audiens.
Dikutip KBN Antara, Ketua Panitia Bersama Kuliah Umum, Husyam mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November dengan tema pertanian penggerak ekonomi bangsa. “Kuliah umum ini dimaksudkan untuk meningkatkan kepedulian terhadap usaha-usaha pengembangan pembangunan dan pemanfaatan pertanian guna mendukung keberhasilan implementasi pembangunan ekonomi pertanian menuju rakyat sejahtera,” kata dia.