Ponorogo – Rangkaian pagelaran memperingati Hari Jadi Kabupaten Ponorogo Ke 516 berlangsung meriah. Walau sebenarnya Hari Jadi Kabupaten Ponorogo Ke 516 jatuh pada Sabtu, 11 Agustus 2012 tetapi karena bertepatan dengan suasana menyambut bulan suci Ramadhan, rangkaian acara dimajukan tetapi cukup semarak. Bahkan seluruh rangkaian acara mampu menyedot perhatian raibuan warga yang haus hiburan seni dan budaya.

 

Gelar budaya yang menampilkan 105 Reyog menjadi pesona tersendiri, pasalnya pegalaran ini baru pertama kali dilaksanakan. Festival Reyog Mini (FRM) ke X pun berlangsung istimewa. Juara umum pun diraih group Reyog Solah Wetan dari kecamatan Sawoo, ditempat kedua diduduki grup dari SMPN I Ponorogo disusul grup dari Kecamatan Ponorogo. Untuk Pembina Seni Reyog, Nunuk Sri Murni Karjati,  Kepala SMPN 1 Jetis dinobatkan sebagai Pembina terbaik.

 

Bupati Ponorogo, Amin mengatakan, peringatan HUT Ponorogo ini digelar berbagai acara untuk melstarikan seni budaya Ponorogo. Terutama bagi generasi muda, ditingkat pelajar. Selain itu, juga digelar kegiatan keagamaan, seperti pawai Ta’aruf yang diikuti seratus lebih pondok pesantren dan ratusan madrasah diniah seleuruh Ponorogo. “Kegiatan keagamaan selalu ditonjolkan di Ponorogo, begitu juga pelestarian seni budaya,” katanya saat memberikan sambutan sebelum melepas Pawai Ta’aruf, Sabtu (14/7) lalu.

 

Bupati Ponorogo mengaku bangga akan pagelaran seni budaya yang dipadukan dengan kegiatan keagamaan itu. Banyak generasi muda di Ponorogo, benar-beanr mampu melestarikan seni bduaya warisan leluhur. “Pembinaan tentunya akan terus dilakukan, agar seni budaya asli Ponorogo dapat dilestarikan dan dikembangkan dimasa yang akan,” paparnya.

 

Terpisah, Edhie Baskoro Yudhoyono, anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI dari Kabupaten Ponorogo memberi apresiasi tersendiri terkait rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo Ke 516. “Kita salut atas upaya Pemkab dan masyarakat Ponorogo dalam menguri-uri (melestarikan) kesenian dan budaya asli Ponorogo yang adi luhung ini,” ucap Mas Ibas bangga.

 

Bahkan dalam berbagai kesempatan Mas Ibas selalu mengajak elemen seniman Kabupaten Ponorogo untuk tampil dalam acara Mas Ibas atau saat Mas Ibas punya gawe, diantaranya saat Tasyakuran Pernikahan Mas Ibas-Mbak Aliya dengan mengadakan pagelaran Campursari dan Wayang Kulit semalam suntuk beberapa bulan silam di Perempatan Desa Ngumpul, Kecamatan Balong. Kemudian saat gelaran Rembug Desa dan Nonton Bareng Euro 2012 dari Desa Ke Desa se-kabupaten Ponorogo, Tim EBY menggandeng Seniman Reyog Ponorogo dan Grup Campursari menghibur saat kegiatan tersebut. Dan ternyata juga mendapat respon dan sambutan hangat masyarakat Kabupaten Ponorogo.

 

Sementara Kepala Dinas Pariwisata, Sapto Jatmiko menambakan, seluruh rangkaian kegiatan petringatan HUT Ponorogo berjalan dengan sangat baik. Bakat-bakat dari generasi penerus mulai terlihat dari digealrnya Festival Reyog Mini dan pagealran yang lain, terutama yang dilakukan para pelajar. Kedepan, lanjut Sapto, peringatan HUT Ponorogo akan digelar dengan selalu memberikan inovasi-inovasi baru. “Semua berjalan lancar dan baik. Warga Ponorogo hingga luar kota sangat antusias mengikuti berbagi rangkaian peringatan HUT Ponorogo,” pungkasnya. **