JAKARTA-Peringatan Maulid Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wassalam ke-1440 Hijriah selalu bermakna bagi Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau akrab disapa Ibas, melalui teladan nabi, dalam tahun politik ini, Ibas berharap semua menjaga Indonesia tetap damai dan kondusif.

Sifat kepemimpinan Nabi Muhammad selalu menjadi tuntunan bagi Ibas, menurut Ibas kita perlu mencontoh dan menyerapnya sebagai bagian dari perilaku sehari-hari. ” Baginda Rasululloh adalah sosok pemimpin yang mengedepankan kedamaian mengalahkan musuh-musuhnya bukan dengan perang Namun selalu dengan Cinta dan kepercayaan kepada Allah, perlu kita terapkan dalam pengambilan keputusan,” ujarnya Selasa (20/11/2018)

Ibas mengatakan Nabi Muhammad saw bukanlah pemimpin yang haus kekuasaan, kehormatan dan kedudukan serta tamak akan duniawi. “Rasululloh sangat sederhana, beliau tidak membeda-bedakan antara dirinya dengan rakyatnya dan selalu menganggap sesamanya sebagai saudara,” lanjut suami Aliya Rajasa ini.

Sebagai pemimpin, kepeduliannya kepada bawahannya dan orang-orang yang membantunya menjalannya roda pemerintahan begitu tinggi.” Melalui kisahnya, saya melihat empati Rasululloh begitu tinggi, beliau akan ikut menangis saat sahabat-sahabatnya sedang bersedih, ini menandakan kepekaan sosialnya begitu tinggi,” ujarnya.

Kecintaan dan kasih sayang Nabi Muhammad saw, terhadap para sahabatnya tidak menjadikan beliau diam Jika melihat kesalahan tapi juga tidak langsung menghakimi demi menegakkan kebenaran. “Bagi rasululloh kesalahan adalah pelajaran berharga, Beliau selalu mengambil hikmah dari setiap kesalahan, kita patut menjadikan sifat rasulloh tersebut sebagai pelajaran bagi diri kita sendiri yang terkadang merasa benar, ” papar Ibas.

Beberapa sifat mulia rosululloh, selalu menjadi tuntunan bagi dirinya untuk melatih diri menjadi insan yang di ridhoin Allah SWT. ” Mari kita jaga sikap kita terhadap sesama, agar kehidupan kita menjadi lebih baik dari hari ke hari, selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW,” tutup Ibas.