Ngawi- Kabupaten Ngawi menjadi salah satu kabupaten ujung barat sebagai perbatasan antara Jawa Timur dan Jawa Tengah. Namun  demikian kabupaten ini masih dibilang tertinggal dalam pemanfaatan lahan pertanian terbukti masih kalah dengan kabupaten  seberang yang unggul dalam produk- produk pertaniannya. Mendasar  untuk mensukseskan program swasembada pangan nasional, baik para petani maupun lahan pertanian di Kabupaten Ngawi mendapat perhatian serius. Pencanangan pada tahun 2017 sudah bisa mencapai target kedaulatan pangan, pemerintah pusat telah menjalin kemitraan, khususnya dengan TNI Angkatan Darat, untuk mendampingi petani baik dari segi bercocok tanam maupun pengoptimalan irigasi.

Seperti yang terlihat di Desa Pohkonyal, Kecamatanm Pangkur, Babinsa Koramil Pangkur jajaran Kodim 0805/Ngawi Serda Abdul Rohman bersama masyarakat Desa Pohkonyal Kecamatan Pangkur Kabupaten Ngawi, melakukan gotong-royong massal membersihkan saluran irigasi sawah di wilayah Pohkonyal .

Camat Pangkur Yuanto, S.Sos, menyampaikan bahwa Babinsa yang selama ini bertugas di desanya selalu memberikan saran-saran yang positif termasuk kegiatan gotong-royong.

“Yang saat ini kami lakukan juga atas saran beliau. Kami sangat terbantu dengan kehadiran babinsa yang sudah berperan serta di masyarakat untuk kemajuan desa kami dan khususnya dalam memajukan pertanian”, ujar Camat Pangkur Yuanto, S.Sos.

Kegiatan yang sama juga dilakukan oleh Koramil 0805/02 Paron jajaran Kodim 0805/Ngawi melakukan pemantauan perbaikan saluran irigasi di Desa Gentong, Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi.

”Pemantauan ini untuk mengetahui sejauh mana perbaikan saluran irigasi itu,” kata Danramil 0805/02 Paron Kapten Inf Amin Sutikno.

Menurut dia, pemantauan itu penting pekerjaan bisa selesai tepat waktu. Sebab saluran irigasi itu mempunyai fungsi penting dalam keberhasilan pertanian.

”Dengan nanti selesainya perbaikan saluran irigasi itu maka pengaturan air menjadi lebih tertib. Sehingga pemanfaatan air menjadi lebih efektif,” jelasnya.

Secara terpisah, Dandim 0805/Ngawi Letkol Inf  M. Triyandono perwira tinggi asal Semarang menggantukan posisi Letkol Inf Sugiyono yang belum 1 bulan menjabat di pimpinan tertinggi TNI AD di Ngawi, menyampaikan bahwa kegiatan gotong-royong tersebut merupakan salah satu upaya untuk mensukseskan pertanian dan dalam mengoptimalkan sistem irigasi yang ada dengan baik maka harus dilakukan pembersihan agar pengairan disawah dapat berjalan dengan lancar.

“Saluran irigasi sebagai penyedia bahan baku air pertanian harus terus dijaga kelancarannya, sehingga sektor pertanian mampu menghasilkan hasil panen yang maksimal yang mampu mendongkrak kesejahteraan para petani”, pungkasnya.

Pihaknya mengharapkan Mas Ibas yang duduk sebagai anggota DPR RI dapil VII Jawa Timur ini bisa mengemban amanah rakyat dan juga menjemput bola dengan memberikan progam-progam yang berhubungan dengan pertanian. Agar kiranya masyarakat Ngawi ini terbiasa dengan perkembangan pertanian dan memacu semangatnya agar setara dengan kabupaten- kabupaten maju lainnya. Tidak hanya itu saja Dandim berharap kepada Mas Ibas yang disampaikan kepada Korkab Griya Aspirasi EBY Ngawi Suyadi saat anjang silahturahmi, yakni peningkatan progam pariwisata di kabupaten Ngawi juga mulai bergerak maju. Hal ini di harapkan menjadi skala prioritas Mas Ibas untuk memberikan bantuan yang berkesinambungan  dikandung maksud Ngawi supaya lebih terkenal tidak hanya secara lokal kedaerahan saja tapi menasional. “ Ngawi ini masih membutuhkan sentuhan-sentuhan hangat dari berbagai pihak agar semakin maju dan sejahtera, dan semoga Mas Ibas dapat mensinergikan dengan progam – progam yang ada untuk dapat turun ke kabupaten Ngawi .“  jelas dandim 0805 Ngawi. ARD