Rabu, 22 November 2017
@Edhie_Baskoro
facebook.com/EBYudhoyono
Edhie Baskoro Yudhoyono

BERANDA | PROFIL | BERITA EBY | PARTAI DEMOKRAT | FRAKSI PD DPR-RI | DAPIL VII JAWA TIMUR | TESTIMONIAL | GALERI EBY | VIDEO | KARIKATUR | PLAYLIST EBY


Untitled Document

Ruang Informasi

31 Mei 2012

Pesona Danau Linaw Kota Tomohon Sulawesi Utara



Tomohon – Nama Danau Linaw tidak asing lagi bagi masyarakat Kota Tomohon dan wilayah disekitarnya. Namun, tidak demikian bagi masyarakat di luar wilayah tersebut. Untuk itu, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia bidang Promosi Internasional, Pariwisata, Seni Budaya dan Olah Raga, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mengatakan, pesona keindahan Danau Linaw perlu dipromosikan secara optimal agar mampu mengangkat perekonomian masyarakat sekitar.

 

Hal ini dikatakan Ibas saat berkunjung ke Danau Linaw bersama Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum beberapa waktu lalu. Politisi muda ini mengungkapkan, sektor pariwisata bisa menjadi sektor andalan untuk menggerakkan roda perekonomian lokal. Untuk itu, Ibas mendorong pemerintah setempat agar memaksimalkan sektor pariwisata di Kota Tomohon.

 

Linaw merupakan danau yang unik dan sering disebut danau tiga warna.  Danau ini terletak di Kelurahan Lahendong, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Disebut demikian karena bila terpancar sinar matahari, warna air di permukaannya bisa tampak kuning, hijau dan merah. Namun, warnanya kini sudah lebih dari tiga warna.

 

Tiga warna itu karena pengaruh warna belerang. Warnanya lebih dari tiga. Saat matahari tepat di atas permukaan danau, terlihat warna hijau tua, hijau muda, biru, kuning, orange dan putih. Hampir seperti warna-warna pelangi. Lokasi danau ini dulunya adalah kawah gunung berapi. Menurut cerita turun temurun dari orang-orang tua di wilayah itu, danau ini dulunya kawah. Namun setelah proses alam ribuan tahun menjadi danau.

 

Danau yang luasnya sekitar 46 hektare dengan kedalaman mencapai 36 meter ini, menjadi salah satu daerah tujuan wisata di Sulawesi Utara. Keunikannya membuat sejumlah wisatawan domestik dan internasional  tertarik untuk mengunjungi objek wisata ini. Berbagai kegiatan fotografi seperti  prewedding juga marak dilakukan di kawasan ini.

 

Untuk masuk ke kawasan ini tamu lokal, nasional ataupun internasional mendapat beban yang sama. Biaya masuk anak-anak maupun dewasa Rp 20.000 per orang. Kawasan wisata ini terdiri dari pemandangan di sekitar danau, pondok peristirahatan, hutan pinus, air panas belerang untuk berendam kaki atau mandi dan kafe yang menyiapkan aneka makanan dan minuman. dvd



Berita Lainnya:


Gali Potensi Altel Cilik, Ibas Gelar EBY Cup 2017


Reses, Ibas Tinjau Program PISEW Di Paron-Ngawi


Kurangi Pemanasan Global, Ibas Minta Konstituen Tanam Pohon


Begini Cara Ibas Majukan Ekonomi Dua Desa di Ngawi


Begini Cara Ibas Majukan Ekonomi Dua Desa di Ngawi