Rabu, 18 Oktober 2017
@Edhie_Baskoro
facebook.com/EBYudhoyono
Edhie Baskoro Yudhoyono

BERANDA | PROFIL | BERITA EBY | PARTAI DEMOKRAT | FRAKSI PD DPR-RI | DAPIL VII JAWA TIMUR | TESTIMONIAL | GALERI EBY | VIDEO | KARIKATUR | PLAYLIST EBY


Untitled Document

Dapil VII Jawa Timur

7 April 2017

CEO Persinga, Target Masuk 16 Besar



Kesebelasan  kebanggaan Kabupaten Ngawi dalam waktu dekat ini bakal turun rumput. Hal ini mendasar dari perhelatan Liga 2 PSSI 2017 kompetisi sepak bola level kedua Indonesia bakal segera digelar. Mendasar tidak ingin membuat kecewa warga Ngawi, terlebih lagi persinga masuk dalam grop 5. CEO Persinga Ngawi Dwi Rianto Jatmiko gembleng anak didiknya agar memiliki kemampuan dan kekuatan setaraf dengan kesebelasan yang memiliki branded nama.

“ Bicara perihal target akan membawa pulang dengan bangga piala kemenangan namun sebelumnya kita harus optimis dulu masuk ke tiket 16 besar. Tentu mental pemain wajib dibangun mulai awal mereka harus optimis bisa tampil gemilang disemua laga nantinya,” terang Antok sapaan akrab CEO Persinga Ngawi, Jum’at (07/04).

Pihaknya berharap Laskar Ketonggo nama kebanggaan Persinga Ngawi bisa mengulang kembali histori kemenangan seperti pada Piala Kemerdekaan 2015 lalu meskipun hanya menyabet posisi runer up. Menuju sukses skuadnya, Antok secara intens memantau perkembangan kondisi pemain yang bakal dipasang nantinya termasuk mengintensifkan jadwal latihan.

Setali tiga uang dibeberkan M Hasan coach Persinga Ngawi, pihaknya sudah mempersiapkan seluruh potensi yang dimiliki anak asuhnya termasuk skill maupun strategi. Mengingat hasil drawing di Markas Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Makostrad) Jakarta, Kamis (30/3) akhir bulan lalu Persinga masuk di grup panas.

“Kami terus memberikan motivasi kepada anak-anak jangan melihat calon lawan dan terpenting lagi kami memiliki karakter bermain yang tidak dimiliki lawan. Meskipun nantinya ada tim yang tidak boleh dipandang sebelah mata seperti Persebaya, PSIM Jogjakarta maupun Martapura FC,” tegas M Hasan.

Untuk meraih tiket 16 besar sesuai arahan sang manajer, frekuensi latihan pun ditambah yakni dua kali sehari antara pagi dan sore. Hal ini mengingat sisa waktu mepet yakni kurang dari dua minggu sebelum kick off dimulai pada 19 April 2017 mendatang harus benar-benar fit.ARD  



Berita Lainnya:


Ibas Ajak Petani Aplikasi Sistem Pertanian Moderen


Luar Biasa, Kader PKK Pelopori Gerakan Peduli Anak Yatim Piatu Ponorogo


Pemasangan Keramik Pasar Sumoroto Ponorogo Tidak Bermasalah


Tradisi Kenduri Adat Gunung Tengoro Dilestarikan Masyarakat Desa Karangpatihan


Program KOTAKU Sukses Gelar Pelatihan Relawan