Selasa, 28 Maret 2017
@Edhie_Baskoro
facebook.com/EBYudhoyono
Edhie Baskoro Yudhoyono

BERANDA | PROFIL | BERITA EBY | PARTAI DEMOKRAT | FRAKSI PD DPR-RI | DAPIL VII JAWA TIMUR | TESTIMONIAL | GALERI EBY | VIDEO | KARIKATUR | PLAYLIST EBY


Untitled Document

31 Agustus 2016

Sambangi Desa Pupus, Ibas sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan

Magetan – Gencarnya arus globalisasi dan modersasi disegala bidang saat ini, bisa mengancam eksistensi dan kedaulatan Negara Indonesia. Rasa dan jiwa nasionalisme masyarakat Indonesia bisa luntur jika tidak dibentengi. Menghadapi situasi seperti ini , nilai nilai kebangsaan harus terus ditanamkan sejak dini kepada semua generasi. Dalam hal ini, 4 (empat) pilar kebangsaan menjadi salah satu sarana untuk membentengi kondisi  seperti tersebut.

Wawasan ini pula yang kembali disampaiakan oleh Edhie Baskoro Yudhoyono, anggota DPR RI asal daerah pemilihan 7 Jawa Timur saat menyapa warga desa Pupus Kecamatan Lembeyan, Magetan Rabu 31/8 di balai desa setempat.  Diungkapkan Ibas, sapaan akrabnya, nilai nilai 4 pilar tidak hanya “dibunyikan” saja. Tetapi  justru harus “dibumikan” dalam kehidupan sehari hari kesegala lapisan masyarakat. Wawasan kebangsaan ini  bukan hanya sekedar slogan atau semboyan saja. Namun benar benar menjadi  benteng dalam menghadapi arus globalisasi.

“ Nilai nilai kebangsaan ini jangan hanya dibunyikan saja. Tetapi kita harus bersama sama untuk membumikan kesegala lapisan masyarakat”, tegasnya dihadapan ratusan warga yang memadati balai desa.  Dilanjutkan anggota Komisi X DPR RI ini, negara Indonesia sangat beragam dalam berbagai hal. Ribuan pulau, adat istiadat, seni budaya dan bahasa. Maka harus ada alat perekat dan pemersatunya. Yakni rasa cinta tanah air, jiwa nasionalisme dan semangat kebangsaan.

“Meski berbeda beda dalam banyak hal, kita harus tetap bersatu seperti semboyan Negara kita Bhineka Tunggal Ika. Karena hanya dengan persatuan dan kesatuanlah, kita bisa maju, kuat, dan siap menghadapi segala tantangan  ”, kata Ibas.

Selain menyampaikan wawasan kebangsaan Ibas juga meninjau kegiatan posyandu dan pengobatan gratis. Dalam kesempatan ini, ia memberikan bantuan sejumlah makanan sehat untuk ibu hamil dan balita. Diberikan pula APE (Alat Peraga Edukatif). Ibas juga menyempatkan diri menyapa sejumlah lansia yang sedang mengikuti pemeriksaan dan pengobatan gratis.

Sementara untuk kelompok tani diberikan bantuan berupa handtraktor. Ibas berharap dengan adanya tambahan alat pertanian bisa meningkatkan produktivitas pertanian para anggota kelompok tani.( Maksum)          

 

 

Kabupaten Pacitan

23 September 2016

DPRD Optimis Selesaikan Perda Perubahan SOTK

30 Mei 2016

Hadiri Gebyar PAUD, Bupati Indartato Apresiasi Perjuangan Para Guru

30 Mei 2016

Pemkab Ajak Warga Pacitan Rembug Bersama Susun RPJMD 5 Tahun


Kabupaten Ponorogo

18 Maret 2017

Pernah Dikunjungi Ibas, Desa Karangpatihan Miliki Destinasi Wisata Gunung Beruk

16 Maret 2017

Tim Ibas : Ponorogo Kaya Seni Tradisional Yang Harus Dilestarikan

16 Maret 2017

Mimpi Demokrat Ponorogo 14 Tahun Baru Terwujud


Kabupaten Trenggalek

23 April 2016

RETAKAN TANAH DI TRENGGALEK SEMAKIN PARAH

21 April 2016

KARTINI BASARNAS TRENGGALEK

21 April 2016

PERINGATI HARI KARTINI POLWAN PAKAI KEBAYA


Kabupaten Ngawi

9 Januari 2017

Pilkades Ngawi Bakal Serentak di Laksanakan oleh 8 Desa

8 Januari 2017

Tidak Ada Gaet Benteng Pendem Ngawi Kurang Peminat

3 Januari 2017

Ratusan Pegawai Ngawi dilantik di Benteng Peninggalan Belanda


Kabupaten Magetan

31 Agustus 2016

31 Juli 2016

Ribuan Orang Hadiri “Kenduri Desa Kumandang” Di Sumberdodol

25 Juli 2016

PSHT Cabang Magetan gelar Halal Bi Halal


Griya Aspirasi EBY


Mobil Aspirasi EBY

15 Juli 2012

Edhie Baskoro Luncurkan Mobil Aspirasi untuk Masyarakat Dapil VII Jawa Timur