Jumat, 28 April 2017
@Edhie_Baskoro
facebook.com/EBYudhoyono
Edhie Baskoro Yudhoyono

BERANDA | PROFIL | BERITA EBY | PARTAI DEMOKRAT | FRAKSI PD DPR-RI | DAPIL VII JAWA TIMUR | TESTIMONIAL | GALERI EBY | VIDEO | KARIKATUR | PLAYLIST EBY


Untitled Document

1 April 2016

Banjir Bandang Karangrejo Tanggungjawab Rekanan Proyek Waduk

PACITAN – Banjir bandang yang terjadi di kawasan Desa Karangrejo, Kecamatan Arjosari yang membawa serta bongkahan bebatuan menjadi tanggungjawab rekanan proyek waduk Thukul.
Kabid Bina Marga Dinas Bina Marga dan Pengairan Pacitan Suparlan, dalam keterangannya kepada wartawan baru-baru ini mengatakan bahwa pihaknya tidak bertanggungjawab atas kondisi jembatan yang diterjang banjir tersebut. Karena jembatan tersebut berada di kawasan proyek Waduk Thukul. ‘’Itu wewenang dari PT Brantas Abipraya (pelaksana proyek, Red) karena memang kontraknya lama,’’ katanya.
Lebih lanjut, Parlan menyampaikan bahwa lantaran masuk kawasan proyek maka segala tanggung jawab di sekitar lokasi pekerjaan waduk merupakan tanggung jawab pihak rekanan proyek. Termasuk perbaikan jalan dan jembatan. ‘’Kami hanya bertanggung jawab apabila ada kerusakan jalan dan jembatan mulai dari Pemandian Banyuanget hingga ke Arjosari saja,’’ ujarnya.
Banjir bandang yang berasal dari Gunung Tumo dan mengaliri pada anak sungai Grindulu itu erlihat cukup mengerikan. Apalagi pada saat kejadian, suara gemuruh terdengar cukup keras.
Tiap tahun, banjir bebatuan yang terjadi di anak sungai Grindulu Desa Karangrejo ini sebenarnya terjadi setiap tahun, namun dengan volume yang lebih kecil. Sedangkan banjir dengan skala besar pernah terjadi sekitar sepuluh tahun silam.
Sementara, jembatan penghubung di lokasi kejadian yang panjangnya sekitar 15 meter dengan lebar 1,7 meter tersebut mengalami kerusakan pada bagian oprit. Namun, kerusakan belum masuk kategori parah.
Hanya saja, bebatuan yang terbawa banjir sudah menyumbat di bagian kolong jembatan. Kondisi itu membuat arus sungai tidak beraturan. Jika debit air naik, tidak menutup kemungkinan bakal menerjang badan jembatan dan mengancam keselamatan warga yang melintas di jembatan.

Jadi mata pencaharian baru
Meski banjir batu ini adalah bencana alam, namun material batu tersebut menjadi lahan mata pencaharian baru warga setempat. Warga mengakui bahwa kualitas batu lebih bagus dan tingkat kekerasannya lebih tinggi dibandingkan batuan sungai.
Banyak warga yang menjadi pencacah batu dadakan. Batu-batu tersebut kemudian dijual kepada kontraktor pelaksana pembangunan Waduk Tukul yang lokasinya tidak jauh dari tempat itu. ‘’Lumayan hasilnya, per dump truk dihargai Rp 200 ribu,’’ kata Bonangim warga Desa Karanggede, kemarin (30/3).
Warga setempat selama ini warga mengandalkan perekonomiannya dengan menambang batu secara manual. Untuk memenuhi satu dump truk (sekitar 4 kubik lebih) saja‎, butuh waktu berhari-hari. Namun dengan banjir bandang itu, tanpa harus menambang, batu sudah datang dengan penghasilan sehari bisa mencapai lima kubik.

 

Kabupaten Pacitan

10 April 2017

Tidak Ingin Desa Lepas Kendali Kelola Anggaran, Pemdes Mengacu Perbup

23 September 2016

DPRD Optimis Selesaikan Perda Perubahan SOTK

30 Mei 2016

Hadiri Gebyar PAUD, Bupati Indartato Apresiasi Perjuangan Para Guru


Kabupaten Ponorogo

25 April 2017

Warga Senepo Slahung Ponorogo Terkena Tanah Gerak Minta Direlokasi

24 April 2017

HMI Ponorogo Sesalkan Berita Media Cetak Diskreditkan HMI Komisariat Ngabar

18 Maret 2017

Pernah Dikunjungi Ibas, Desa Karangpatihan Miliki Destinasi Wisata Gunung Beruk


Kabupaten Trenggalek

23 April 2016

RETAKAN TANAH DI TRENGGALEK SEMAKIN PARAH

21 April 2016

KARTINI BASARNAS TRENGGALEK

21 April 2016

PERINGATI HARI KARTINI POLWAN PAKAI KEBAYA


Kabupaten Ngawi

9 April 2017

Grup Musik Era 80an Getarkan Benteng Pendem Ngawi

7 April 2017

CEO Persinga, Target Masuk 16 Besar

28 Februari 2017

Pahlawan Devisa di Sambut Duka Oleh Kerabat


Kabupaten Magetan

31 Agustus 2016

31 Juli 2016

Ribuan Orang Hadiri “Kenduri Desa Kumandang” Di Sumberdodol

25 Juli 2016

PSHT Cabang Magetan gelar Halal Bi Halal


Griya Aspirasi EBY


Mobil Aspirasi EBY

15 Juli 2012

Edhie Baskoro Luncurkan Mobil Aspirasi untuk Masyarakat Dapil VII Jawa Timur