Kamis, 29 Juni 2017
@Edhie_Baskoro
facebook.com/EBYudhoyono
Edhie Baskoro Yudhoyono

BERANDA | PROFIL | BERITA EBY | PARTAI DEMOKRAT | FRAKSI PD DPR-RI | DAPIL VII JAWA TIMUR | TESTIMONIAL | GALERI EBY | VIDEO | KARIKATUR | PLAYLIST EBY


Untitled Document

16 Maret 2016

5.596 Siswa SMA di Pacitan Masuk Daftar Nominasi Tetap UN

PACITAN – Sebanyak 5.596 siswa tingkat SMA di Pacitan masuk Daftar Nominasi Tetap (DNT) ujian nasional (UN) 4-6 April mendatang. Rinciannya, 3.426 peserta dari SMK, 1.291 peserta dari SMA dan sejumlah 667 siswa dari MA.
Menurut Eka Priadi, Kepala Sie Kurikulum SMP/SMA Dinas Pendidikan Pacitan menyebut bahwa secara umum, menghadap Unas, pihaknya telah melakukan persiapan teknis dan pemantapan materi. Dia menargetkan, tahun ini persentase kelulusan mencapai 100 persen. ‘’Sosialisasi sudah kami lakukan beberapa kali. Tentunya hasil maksimal yang kami harapkan pada kelulusan UN tahun ini,’’ ujarnya, baru-baru ini.
Sebelum para siswa SMA sederajat menghadapi unas sesungguhnya, lanjutnya, mereka akan mengikuti try out terakhir pada 17-19 Maret mendatang. Hasilnya akan menjadi acuan dindik mengukur kesiapan siswa menghadapi unas. ‘’Makanya, kami gelar mepet dengan pelaksanaan UN,’’ imbuh Eka.
Meskipun, lanjut Eka, dalam beberapa gelaran try out yang dilakukan oleh sekolah maupun MKKS beberapa waktu lalu hasil yang didapatkan masih jauh dari harapan. Banyak siswa yang nilainya masih jeblok di mata ujian matematika. ‘’Tapi saya pikir memang wajar hal-hal seperti itu. Namun, biasanya hasil UN justru lebih bagus daripada try out,’’ katanya.
Selain itu, Eka menyebut bahwa kelonggaran diberikan pemerintah terkait pelaksanaan unas tahun ini. Salah satunya peserta didik yang hamil boleh mengikuti ujian. Dalam petunjuk teknis (juknis) pelaksaan unas, tidak larangan bagi siswi yang berbadan dua menjadi peserta unas.
‘’Kami tetap memberikan perhatian kepada mereka. Sebab, setiap pelajar yang hamil tetap memiliki hak yang sama seperti halnya pelajar yang lain meraih masa depan pendidikan,’’ tandasnya.
Selain itu, Eka juga menyatakan tidak menghalangi jika siswi yang hamil memilih mengundurkan diri. Hal itu lebih mempertimbangkan kondisi psikologis yang dikhawatirkan justru mempersulit yang bersangkutan mengerjakan soal unas. ‘’Tapi untuk kelulusan diserahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah. Mereka sudah mempunyai standar sendiri untuk kriteria kelulusan siswanya,’’ pungkasnya. (**)

 

Kabupaten Pacitan

10 April 2017

Tidak Ingin Desa Lepas Kendali Kelola Anggaran, Pemdes Mengacu Perbup

23 September 2016

DPRD Optimis Selesaikan Perda Perubahan SOTK

30 Mei 2016

Hadiri Gebyar PAUD, Bupati Indartato Apresiasi Perjuangan Para Guru


Kabupaten Ponorogo

25 April 2017

Warga Senepo Slahung Ponorogo Terkena Tanah Gerak Minta Direlokasi

24 April 2017

HMI Ponorogo Sesalkan Berita Media Cetak Diskreditkan HMI Komisariat Ngabar

18 Maret 2017

Pernah Dikunjungi Ibas, Desa Karangpatihan Miliki Destinasi Wisata Gunung Beruk


Kabupaten Trenggalek

23 April 2016

RETAKAN TANAH DI TRENGGALEK SEMAKIN PARAH

21 April 2016

KARTINI BASARNAS TRENGGALEK

21 April 2016

PERINGATI HARI KARTINI POLWAN PAKAI KEBAYA


Kabupaten Ngawi

9 April 2017

Grup Musik Era 80an Getarkan Benteng Pendem Ngawi

7 April 2017

CEO Persinga, Target Masuk 16 Besar

28 Februari 2017

Pahlawan Devisa di Sambut Duka Oleh Kerabat


Kabupaten Magetan

31 Agustus 2016

31 Juli 2016

Ribuan Orang Hadiri “Kenduri Desa Kumandang” Di Sumberdodol

25 Juli 2016

PSHT Cabang Magetan gelar Halal Bi Halal


Griya Aspirasi EBY


Mobil Aspirasi EBY

15 Juli 2012

Edhie Baskoro Luncurkan Mobil Aspirasi untuk Masyarakat Dapil VII Jawa Timur