Kamis, 29 Juni 2017
@Edhie_Baskoro
facebook.com/EBYudhoyono
Edhie Baskoro Yudhoyono

BERANDA | PROFIL | BERITA EBY | PARTAI DEMOKRAT | FRAKSI PD DPR-RI | DAPIL VII JAWA TIMUR | TESTIMONIAL | GALERI EBY | VIDEO | KARIKATUR | PLAYLIST EBY


Untitled Document

16 Maret 2016

Diskoperindag: Perlu Ada Regenerasi Perajin Batik Pacitan

PACITAN – Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Pacitan menyatakan perlu ada regenerasi para perajin batik khas Pacitan.
Kendala yang muncul saat ini adalah, generasi penerus perajin batik terbilang minim. Berdasarkan data Diskoperindag setempat, sekitar 366 orang yang bekerja di 12 kelompok pembatik yang ada di Pacitan mayoritas golongan tua. ‘’Rata-rata berusia di atas 35 tahun. Ada kekhawatiran jumlah makin menyusut dan tidak ada penggantinya,’’ ujar Nanang Endrajanto, Kabid Perindustrian Diskoperindag Pacitan, belum lama ini.
Nanang menyebut bahwa salah satu upaya yang dilakukan untuk regenerasi perajin batik di antaranya pembinaan secara berkala dan mengajarkan keterampilan batik di sekolah.
Dengan menggandeng Dinas Pendidikan, Nanang menyebut ada sejumlah sekolah yang sudah menggalakkan keterampilan batik melalui kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) atau muatan lokal. Antara lain, SMAN 1 Ngadirojo, SMKN 1 Pacitan, SMAN 2 Ngadirojo, SMPN 1 Ngadirojo.
‘’Ada dua kelompok yang sudah menggunakan tenaga pembantik pemula. Yakni, kelompok Batik Puri dan Tengah Sawah, Ngadirojo,’’ katanya.
Secara terpisah, pemilik usaha Batik Tengah Sawah Budi Raharjo mengatakan, keahlian para pembatik umumnya didapat secara turun-temurun. Membatik juga bukan aktivitas utama melainkan hanya sekadar pekerjaan sambilan. ‘’Memang keuntungan dari produksi batik ini tidak instan seperti batu akik. Karena itu, tidak banyak yang tertarik menjadi pembatik,’’ tuturnya.
Menurut dia, kondisi tersebut membuat produksi batik kurang maksimal. Apalagi jika keturunan para pembatik enggan meneruskan keahlian orang tuanya. Selain itu, merosotnya produksi batik tulis juga diperparah munculnya batik cetak dan sablon dari sejumlah daerah penghasil batik. ‘’Harga batik cetak maupun sablon jauh lebih murah dibanding batik tulis,’’ pungkasnya. (**)

 

Kabupaten Pacitan

10 April 2017

Tidak Ingin Desa Lepas Kendali Kelola Anggaran, Pemdes Mengacu Perbup

23 September 2016

DPRD Optimis Selesaikan Perda Perubahan SOTK

30 Mei 2016

Hadiri Gebyar PAUD, Bupati Indartato Apresiasi Perjuangan Para Guru


Kabupaten Ponorogo

25 April 2017

Warga Senepo Slahung Ponorogo Terkena Tanah Gerak Minta Direlokasi

24 April 2017

HMI Ponorogo Sesalkan Berita Media Cetak Diskreditkan HMI Komisariat Ngabar

18 Maret 2017

Pernah Dikunjungi Ibas, Desa Karangpatihan Miliki Destinasi Wisata Gunung Beruk


Kabupaten Trenggalek

23 April 2016

RETAKAN TANAH DI TRENGGALEK SEMAKIN PARAH

21 April 2016

KARTINI BASARNAS TRENGGALEK

21 April 2016

PERINGATI HARI KARTINI POLWAN PAKAI KEBAYA


Kabupaten Ngawi

9 April 2017

Grup Musik Era 80an Getarkan Benteng Pendem Ngawi

7 April 2017

CEO Persinga, Target Masuk 16 Besar

28 Februari 2017

Pahlawan Devisa di Sambut Duka Oleh Kerabat


Kabupaten Magetan

31 Agustus 2016

31 Juli 2016

Ribuan Orang Hadiri “Kenduri Desa Kumandang” Di Sumberdodol

25 Juli 2016

PSHT Cabang Magetan gelar Halal Bi Halal


Griya Aspirasi EBY


Mobil Aspirasi EBY

15 Juli 2012

Edhie Baskoro Luncurkan Mobil Aspirasi untuk Masyarakat Dapil VII Jawa Timur