PONOROGO – Seiring dengan merebaknya paham atau ajaran yang menyimpang akhir-akhir ini mendapat tanggapan dari kalangan legislator. Seperti disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Ponorogo dari Partai Demokrat, Miseri Efendi. Menurut Miseri Efendi, paham menyimpang akhir-akhir ini yang berkembang di masyarakat harus segera ada perhatian serius dari semua pihak terutama pemerintah.

    “Pemerintah melalui Dinas, Badan  atau Lembaga terkait harus pro aktif membina penganut paham atau ajaran yang menyimpang baik ajaran agama atau tatanan negara,” kata Miseri, kemarin. Dia berharap dengan pro aktif pemerintah, ajaran-ajaran menyimpang di Indonesia, khususnya di Ponorogo bisa diminimalisir. Seperti diketahui saat ini banyak anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang dipulangkan dari Kalimantan Barat ke kampung halaman termasuk kembali ke Ponorogo.

     Pria kelahiran Desa Bekiring, Kecamatan Pulung ini juga menambahkan, pemerintah harus memperhatikan pendidikan anak-anak eks anggota Gafatar atau eks penganut ajaran menyimpang lainnya. “Selain itu, pemerintah juga harus menjembatani antara mereka (eks Gafatar) dengan keluarga agar ada saling sinergi,” ungkapnya.

    Selain itu, pemerintah juga berkewajiban memberikan sosialisasi kepada masyarakat atau lingkungan agar ada kesepahaman dan sinergi dalam membina mereka. “Lebih penting lagi harus melibatkan dan bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) maupun Lembaga lainnya untuk meluruskan paham-paham yang tak benar,” jelas mantan pengacara ini. (MUH NURCHOLIS)