PONOROGO  – Halal Bihalal yang dilaksanakan Pemerintah Desa bersama Lembaga Desa Bancar, Rabu (3/8) malam berlangsung penuh dengan kebersamaan. Lebih istimewa lagi, selain sebagai ajang silaturahmi pada kesempatan itu juga diserahkan secara simbolis sertifikat massal dalam Program Prona TA 2017 Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo.

     Pada kesempatan itu, Kepala Desa Bancar, Pamuji menyampaikan mohon maaf lahir dan batin serta mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah mengagendakan Halal Bihalal. Selain itu pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada Kelompok Masyarakat (Pokmas) Program Prona TA 2016 Desa Bancar. “Selamat kepada masyarakat yang mengikuti Program Prona tahun ini, serta terima kasih atas kerjasama dan dukungan masyarakat Desa Bancar sehingga pelaksanaan pembangunan berjalan baik dan lancar,” terang Pamuji.

     Lebih lanjut, dia juga berharap kepada  Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Ponorogo agar pada TA 2017 Desa Bancar diprioritaskan lagi dalam pelaksanaan Prona karena masih banyak warga yang belum memiliki hak kepemilikan tanah berupa sertifikat. Sedangkan Camat Bungkal, Tony Sumarsono berharap kepada masyarakat Desa Bancar untuk segera melunasi PBB dan pihaknya memberi kesempatan warga untuk mengikuti program pemutihan SPPT sehingga sesuai dengan tanah dan bangunan yang dimiliki. “Kami juga berharap masyarakat Bancar mendukung semua program pembangunan dari Pemerintah RI,” harap Tony Sumarsono.

     Disela-sela acara Kepala BPN Kabupaten Ponorogo yang diwakili Roesdiyono selaku Kepala Seksi Pengendalian Pertanahan dan Pemberdayaan Masyarakat mengucapkan selamat kepada semua peserta Prona Desa Bancar. “Insya Allah akhir Agustus semua sertifikat bisa diserahterimakan kepada masyarakat yang mengikuti Prona ini,” ujar Roesdiyono.

     Sementara itu dalam tausiyahnya KH. Sujarwo dari Polres Ponorogo berharap kepada masyarakat Desa Bancar mensyukuri nikmat Allah SWT yang telah diterima serta bisa meningkatkan ketaqwaan. “Lebih penting lagi menjaga ukhuwah Islamiyah serta tetap menjalin silaturahmi,” pinta KH. Sujarwo. (mnc)