Magetan- selain mempunyai potensi wisata andalan seperti Telaga Sarangan,magetan juga memiliki produk khas dan menjadi ciri khasnya kabupaten Magetan,Namanya Batik Pring sedapur, atau disebut juga dengan batik Sidomukti. di sebut Batik Sidomukti karena asal muasal batik tersebut berasal dari Dusun Papringan, Desa Sidomukti, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan.

Nama batik Sidomukti atau Pring sedapur ini saat ini sudah menasional, bahkan sudah go Internasional. Banyak yang sudah membuktikannya, bahkan Presiden RI ke Enam,Susilo Bambang Yudhoyono pun pernah melihat dan memesan batik Pring Sedapur produk asli Magetan ini, sewaktu melakukan serangkaian kegiatannya di magetan.” Saat itu Pak SBY Datang ke magetan, saya dapat perintah dari Staffnya, jika Beliau ingin melihat Batik Pring Sedapur/Batik Sidomukti. bertempat di halaman Pendopo Kabupaten Magetan saat itu, saya bertemu langsung dengan pak SBY bersama Ibu Ani, dan Mas Ibas beserta beberapa rombongan menteri,beliau menyatakan senang dengan batik buatan masyarakat magetan, dan waktu itu langsung pesen banyak .” Kenang Tikno, Kepala Desa Sidomukti, waktu itu.

Tak hanya itu, Anggota DPR RI dari Partai Demokrat daerah pemilihan VII, Edhie Baskoro Yudhoyono,sebelum Presiden SBY Ke Sentra Batik Pring sedapur, bahkan sudah ke Papringan dan Sidomukti dulu bersama Istrinya Aliya,,” waktu itu, waktu kunjungan ke daerah, mbak Aliya dan mas Ibas memesan batik ke kami, sempat pesan hingga Tiga kalau nggak empat kali beliau lewat Griya Aspirasinya di Magetan. Saya juga pernah melihat mas Ibas Di TV memakai batik tersebut, saya sangat senang dan bangga melihatnya, batik karya papringan, Sidomukti di pakai keluarga Istana,” ungkap Umiati, Ketua Kelompok Pengrajin Batik “MUKTI RAHAYU” papringan.(18/2)

 Untuk pergi ke perkampungan Pengrajin Batik ini dari kota Magetan hanya membutuhkan waktu kurang lebih Empat puluh menit saja. Dari pertigaan Pasar Plaosan, terdapat pertigaan, kemudian masuk ke arah kiri (ada dua jalan, pilih yang paling kiri bukan yang ke atas). Kita akan melewati jalan setapak yang lumayan sudah di aspal, disepanjang jalan itu terdapat banyak peternakan ayam di sebelah kiri dan kanan jalan. Kurang lebih 2 Kilometer terdapat pertigaan kecil, dan disebelah kiri jalan nanti ada papan yang bertuliskan ” Sentra Batik” kemudian belok ke kanan, kira-kira 30 meter dari situ kita akan masuk ke perkampungan sidomukti. Dipintu masuk perkampungan ini terdapat juga patung seorang ibu yang sedang membatik.

Di sini terdapat satu kelompok pengrajin batik yang bernama ” Mukti Rahayu “. Disamping rumah tersebut terlihat ibu-ibu yang sedang membatik. Mereka banyak mendapatkan pesanan dari sekolah, instansi ataupun dari daerah dari luar magetan.(M KHOIRI)