PONOROGO – Lima Pengurus Anak Çabang (PAC) Partai Demokrat se Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Ponorogo menggelar Musyawarah Anak Çabang (Musancab) II secara bersama-sama di Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, Sabtu (9/3). Kelima DPAC tersebut adalah DPAC Partai Demokrat Kecamatan  Ngebel, Pulung, Sooko, Pudak dan Sawoo.

Hadir dalam acara ini,  Muspika se-Dapil III, EBY Team Ponorogo, Sartono Hutomo Team, Pengurus DPD Partai Demokrat Jawa Timur yaitu Hj. Sri Subiyanti dan Dini Rijanti, jajaran pengurus  DPC Partai Demokrat  Kabupaten Ponorogo maupun segenap Ketua DPAC se-Dapil III Kabupaten Ponorogo.

Dalam sambutannya, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Ponorogo Miseri Efendy mengatakan, Musancab Partai Demokrat se-Kabupaten Ponorogo ini merupakan agenda DPC yang harus segera digelar oleh DPAC. “Alhamdulillah, dalam waktu singkat DPAC se-Dapil III hari ini (Sabtu)  dapat menggelar Musancab. Yang kemudian dilanjutkan dengan Dapil lainnya,” kata Miseri.

Dia juga meminta kepada seluruh kader Demokrat untuk tetap tenang dan tetap bergerak melaksanakan konsolidasi internal tanpa terpengaruh oleh pemberitaan – pemberitaan di media yang belum tentu kebenaranya. Kepada aparatur pemerintah tingkat Kecamatan, Miseri menekankan pentingnya sinergi antara kader dan aparatur dalam mengawasi dan menjalankan program Pro Rakyat Pemerintahan SBY.

Lebih lanjut Miseri yang juga Ketua Badan Anggar (Banggar) DPRD Kabupaten Ponorogo itu menyebutkan, beberapa contoh program yang berhasil dan dirasakan manfaatnya di desa-desa yakni , Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan dan Perkotaan, Program Pemberdayaan Infrastruktur Perdesaan (PPIP), Bantuan Perumahan Rakyat Miskin, Jamkesmas, Program Usaha Agrobisnis Perdesaan (PUAP), Bantuan Beras Miskin (Raskin) dan beberapa andalan lainnya.

Masalah penegakan hukum, lanjut mantan pengacara ini, pemerintahan SBY dinilai terbaik, terbukti bukan hanya mantan pejabat ataupun DPR , tapi kader demokrat sendiri bila bersalah, Presiden SBY menginstruksikan agar diproses secara hukum. Bahkan besan maupun seorang Jenderal pun diadili di masa pemerintahan SBY ini.

“Ini bukti pemerintahan SBY tidak ada pandang bulu. Tapi opini yang dikemukakan di media kerap muncul yang buruk-buruk saja,  karena memang ada skenario pihak tertentu yang ingin menghancurkan Partai Demokrat baik dari dalam maupun luar partai. Sehingga kita harus waspada,” pintanya.

Dalam arahannya, pria kelahiran Desa Bekiring, Kecamatan Pulung ini meminta Musancab II DPAC Partai Demokrat Dapil III Kabupaten Ponorogo, yaitu Kecamatan  Ngebel, Pulung, Sooko, Pudak dan Sawoo ini dapat berjalan aman dan kondusif. Karena Musancab sesuai AD/ART partai dan kepada pengurus yang terpilih agar dapat mengemban amanah serta membesarkan partai di kecamatan dan desa atau kelurahan masing masing.

Acara juga dihadiri oleh Muspika Kecamatan Mlarak, Jenangan, Siman dan Jetis. Bahkan perwakilan Muspika yang diwakili oleh Camat Pulung, Muharrom Arief, menyambut baik pesta demokrasi internal di tubuh Partai Demokrat tingkat Anak Cabang atau Kecamatan tersebut. Dia berharap kepada semua pihak agar menyaring setiap pemberitaan media massa. Dia juga meminta kader Demokrat se-Kecamatan Pulung untuk ikut menyukseskan Pilkades serentak yang akan digelar beberapa bulan waktu lagi.

Setelah dilaksanakan seluruh rangkaian Musancab, akhirnya secara aklamasi memilih peserta Musancab II Partai Demokrat memilih Lukito  sebagai Ketua DPAC Partai Demokrat Kecamatan  Ngebel,  Priadi  sebagai Ketua DPAC Partai Demokrat Kecamatan  Pulung,  Etik  sebagai Ketua DPAC Partai Demokrat Kecamatan  Pudak, Pamuji sebagai Ketua DPAC Partai Demokrat Kecamatan  Sooko serta Katmanto sebagai Ketua DPAC Partai Demokrat Kecamatan Sawoo. (MUH NURCHOLIS)